Arti Kata "lawon" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lawon" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lawon

la·won Jw n kain putih (mori) msl untuk kain kafan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lawon"

📝 Contoh Penggunaan kata "lawon" dalam Kalimat

1.Kami menggunakan kain lawon sebagai penutup jenazah untuk memahami tradisi keagamaan masyarakat.
2.Sebagai bagian dari tradisi, kain lawon digunakan untuk menutup mayat orang yang meninggal dunia.
3.Dalam sejarah, kain lawon digunakan sebagai simbol kehormatan bagi orang yang meninggal dunia.
4.Pembuatan kain lawon yang indah dan mewah seringkali menjadi tugas ibu-ibu di suatu komunitas.
5.Dalam budaya Jawa, kain lawon dianggap sebagai simbol kesucian dan kehormatan bagi keluarga yang kehilangan anggota.

📚 Artikel terkait kata "lawon"

Mengenal Kata 'lawon' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lawon" - Tradisi dan Budaya

Kata "lawon" memiliki makna yang khusus dalam bahasa Indonesia, yaitu merujuk pada kain putih yang digunakan sebagai alas kaki atau kain kafan. Dalam konteks sejarah, kain lawon sering digunakan sebagai perlengkapan dalam upacara adat dan keagamaan. Tradisi menggunakan kain lawon masih lestari hingga hari ini, terutama dalam acara peringatan hari raya dan upacara keagamaan. Contoh penggunaan kata "lawon" dalam kalimat alami adalah sebagai berikut. Di pasar tradisional, penjual kain lawon menghiasi stok kainnya dengan hiasan yang cantik. Kain lawon ini sangat populer sebagai bahan dasar pembuatan kain kafan. Saya pernah melihat seorang nenek menggunting kain lawon untuk membuat kain kafan untuk salah satu keluarganya. Penggunaan kata lawon juga dapat ditemukan dalam konteks keagamaan, seperti dalam upacara kematian di mana kain lawon digunakan sebagai alas kaki bagi mayat. Kata "lawon" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Meskipun tradisi menggunakan kain lawon telah melembah, namun masih banyak masyarakat yang menghargai nilai-nilai kearifan lokal dalam penggunaan kain lawon. Bahkan, beberapa desainer mode modern telah mengintegrasikan kain lawon dalam koleksi mereka, membuat kain lawon menjadi tren mode yang unik. Dengan demikian, kata lawon tidak hanya memiliki makna yang khusus, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.