Arti Kata "legataris" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "legataris" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

legataris

le·ga·ta·ris /légataris/ n Huk penerima hibah waris

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "legataris"

📝 Contoh Penggunaan kata "legataris" dalam Kalimat

1.Dalam suatu kesempatan formal, saya bertemu dengan seorang legataris yang berhak menerima hibah waris dari kakeknya.
2.Dalam konteks sehari-hari, teman saya yang baru saja menjadi legataris dari bibinya sangat bahagia dan berterima kasih.
3.Dalam novel "Petualangan legataris", tokoh utama harus meninggalkan warisan dan kemewahan sebagai legataris untuk mencari identitas diri.
4.Dalam kuliah hukum, profesor menjelaskan bahwa legataris memiliki hak yang kuat untuk menerima hibah waris dari warisannya.
5.Dalam masyarakat, legataris seringkali menjadi saksi bisu atas kekayaan dan kekuasaan keluarga yang telah lama berkuasa.

📚 Artikel terkait kata "legataris"

Mengenal Kata 'legataris' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Legataris" - Hukum dan Warisan yang Harmonis

Dalam dunia hukum, kata legataris memiliki makna yang sangat spesifik. Secara resmi, legataris diartikan sebagai penerima hibah waris, yaitu orang yang menerima hak waris dari seseorang yang telah meninggal. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika warisan adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Dalam masyarakat modern, legataris masih sangat relevan, terutama dalam konteks pengaturan hukum waris. Dalam kehidupan sehari-hari, kata legataris sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Contohnya, "Setelah ayah meninggal, ibu menjadi legataris warisnya" atau "Dia ditunjuk sebagai legataris warisan kakaknya". Dalam kedua contoh tersebut, kata legataris digunakan untuk menggambarkan orang yang menerima hak waris dari orang yang telah meninggal. Dalam budaya Indonesia modern, konsep legataris masih sangat relevan. Banyak orang yang masih memiliki warisan dari leluhur mereka, dan pengaturan hukum waris sangat penting untuk memastikan bahwa warisan tersebut dapat diwariskan kepada ahli waris yang benar. Oleh karena itu, legataris tetap berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pengaturan hukum waris.