Arti Kata "legisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "legisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

legisme

le·gis·me n aliran yg sangat menjunjung undang-undang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "legisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "legisme" dalam Kalimat

1.legisme adalah aliran yang sangat menjunjung undang-undang dalam sejarah Yunani Kuno.
2.Dalam konteks sejarah, legisme digunakan sebagai alat untuk membalikkan kekuasaan aristokrasi.
3.Pengaruh legisme dalam peradaban Yunani Kuno masih terasa hingga saat ini.
4.Pada masa itu, legisme dianggap sebagai revolusi dalam sistem hukum Yunani.
5.Dalam pendidikan hukum, legisme masih diajarkan sebagai contoh aliran hukum yang menekankan undang-undang.

📚 Artikel terkait kata "legisme"

Mengenal Kata 'legisme' - Inspirasi dan Motivasi

Legisme: Aliran Hukum yang Menjunjung Undang-Undang

Definisi dan Konteks Sejarah

Legisme merupakan sebuah aliran hukum yang sangat menjunjung undang-undang. Istilah ini berasal dari kata Latin "lex," yang berarti "hukum" atau "undang-undang." Dalam konteks sejarah, legisme muncul sebagai reaksi terhadap kebebasan dan otoritarianisme dalam pemerintahan Romawi Kuno. Para pendukung legisme percaya bahwa hukum harus ditegakkan secara ketat dan objektif, tanpa memandang posisi sosial atau kekuasaan seseorang. Dengan demikian, mereka menciptakan sistem hukum yang lebih demokratis dan adil.

Contoh Penggunaan Legisme dalam Kalimat

- Pada masa pemerintahan Romawi Kuno, legisme muncul sebagai aliran yang bertujuan untuk meningkatkan keadilan dalam sistem hukum. - Pada abad ke-19, legisme menjadi inspirasi bagi para reformator hukum di Eropa Barat, yang ingin meningkatkan keadilan dan kepastian hukum. - Dalam konteks modern, legisme masih relevan dalam debat tentang hukum pidana dan hukum kriminal.

Relevansi Legisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, legisme masih memiliki relevansi dalam berbagai aspek. Misalnya, dalam konteks hukum pidana, legisme dapat membantu menegakkan keadilan dan kepastian hukum bagi korban kejahatan. Dalam konteks hukum kriminal, legisme dapat membantu meningkatkan keadilan dan kepastian hukum bagi pelaku kejahatan. Dalam konteks lain, legisme juga dapat membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya hukum dan keadilan dalam masyarakat. Dengan demikian, legisme masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan dapat membantu meningkatkan keadilan dan kepastian hukum bagi semua orang.