Arti Kata "semara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semara

se·ma·ra ark n cinta kasih; birahi; asmara;
ke·se·ma·ran n perihal dimabuk cinta; perihal gila berahi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semara"

📝 Contoh Penggunaan kata "semara" dalam Kalimat

1.semara di antara kita telah mengalami perubahan drastis dalam beberapa dekade terakhir.
2.Kita semua menyadari bahwa semara dapat mempengaruhi kehidupan pribadi dan sosial seseorang.
3.Dalam sastra, semara sering digambarkan sebagai perasaan yang sangat kuat dan tak terduga.
4.Pendidikan dapat membantu individu memahami dan mengelola perasaan semara dengan lebih baik.
5.Pada akhirnya, semara adalah bagian dari kehidupan yang kompleks dan dinamis.

📚 Artikel terkait kata "semara"

Mengenal Kata 'semara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Semara" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "semara" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini dapat diartikan sebagai cinta kasih, birahi, atau asmara. Namun, dalam konteks sehari-hari, kata ini lebih sering digunakan dengan makna yang lebih spesifik, yaitu perihal dimabuk cinta atau gila berahi. Dalam sejarah, kata "semara" memiliki makna yang lebih positif dan romantis. Dalam sastra Jawa kuno, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan cinta yang mendalam dan tulus. Namun, dalam bahasa Indonesia modern, kata ini juga dapat digunakan dengan makna yang lebih negatif, yaitu perihal gila berahi atau tidak terkendali. Contoh Penggunaan Kata "Semara" dalam Kalimat yang Alami * "Dia merasa dimabuk cinta dan tidak bisa berpikir logis lagi." * "Dia sedang gila berahi dan tidak peduli dengan apa-apa lagi." * "Dia mengalami semara yang mendalam dan ingin menghabiskan hidupnya bersama orang yang dicintainya." Mengapa Kata "Semara" Tetap Relevan dalam Kehidupan Sehari-Hari? Kata "semara" tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari karena menggambarkan perasaan manusia yang sangat alami. Dalam era digital yang serba teknis, kita sering lupa untuk menikmati perasaan cinta dan kasih sayang. Kata "semara" dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk kembali menemukan perasaan yang mendalam dan tulus. Dalam budaya Indonesia modern, kata "semara" juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan yang lebih kompleks, seperti perasaan cinta yang tidak bisa dipisahkan dari perasaan gila berahi. Dengan demikian, kata "semara" tetap relevan dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.

Kata yang Mirip

semarai, semarak, semaram