Arti Kata "lepuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lepuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lepuk

1le·puk n tiruan bunyi barang jatuh ke tanah (spt anak kecil jatuh dr tempat tidur)

2le·puk ? lapuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lepuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "lepuk" dalam Kalimat

1.Bayi itu mengeluarkan suara lepuk ketika jatuh dari tempat tidur.
2.Dalam film itu, karakter utama mengganti suara lepuk menjadi suara ledakan untuk efek visual.
3.Di rumah sakit, dokter mendengar suara lepuk dari pasien yang baru saja terjatuh.
4.Ketika anak kecil terjatuh, suara lepuk yang keluar adalah isyarat bahwa dia merasa sakit.
5.Sudah lama tidak mendengar suara lepuk dari teman lama yang pergi liburan ke luar negeri.

📚 Artikel terkait kata "lepuk"

Mengenal Kata 'lepuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lepuk" - Suara Kehidupan yang Menarik

Pernahkah Anda mendengar suara lepuk yang menyenangkan? Suara tersebut tidak hanya menimbulkan perasaan tertawa, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kata lepuk sendiri memiliki makna yang sederhana, yaitu tiruan bunyi barang jatuh ke tanah, seperti saat seorang anak kecil jatuh dari tempat tidur. Suara lepuk sering kali dihubungkan dengan kenangan masa kecil, ketika kita masih bermain dan tidak berpikir tentang keselamatan. Namun, suara tersebut juga dapat menimbulkan perasaan nostalgia dan kemesraan. Misalnya, "Ketika aku masih kecil, aku suka bermain di luar rumah dan suka mendengar suara lepuk dari tanah saat aku jatuh". Atau, "Suara lepuk dari bantal saat aku tidur membuat aku merasa nyaman". Dalam kehidupan sehari-hari, suara lepuk juga dapat menjadi alat komunikasi yang efektif. Misalnya, seseorang dapat mengatakan "Aku jatuh lepuk! Aku baik-baik saja". Suara tersebut dapat menghilangkan kekhawatiran orang lain dan membuat mereka merasa lebih tenang. Dalam budaya Indonesia, suara lepuk juga dapat menjadi bagian dari ekspresi emosi, seperti ketika kita merasa gembira atau bahagia. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata lepuk memiliki makna yang lebih luas daripada kita bayangkan. Suara tersebut dapat menimbulkan perasaan nostalgia, kemesraan, dan bahkan menjadi alat komunikasi yang efektif. Oleh karena itu, mari kita lebih mengenal dan menghargai suara lepuk dalam kehidupan sehari-hari.