Arti Kata "safsaf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "safsaf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

safsaf

saf·saf Ar a tandus (tt tanah, padang, gurun), tidak ada tumbuh-tumbuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "safsaf"

📝 Contoh Penggunaan kata "safsaf" dalam Kalimat

1.Penghijauan di padang pasir tergolong sebagai area savana yang masih alami, tidak ada safsaf.
2.Kondisi geografis wilayah ini membuat tanah tidak subur, tidak ada safsaf.
3.Padang pasir merupakan contoh wilayah dengan kondisi tanah safsaf.
4.Pengaturan tanah di area ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak membuat safsaf.
5.Para ilmuwan meneliti tanah di area padang pasir karena kondisinya yang sangat safsaf.

📚 Artikel terkait kata "safsaf"

Mengenal Kata 'safsaf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "safsaf" - Menghadapi Kenyataan Alam

Kata "safsaf" memiliki konotasi yang unik dalam Bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti saf'saf Ar a tandus (terutama tanah, padang, gurun), tidak ada tumbuh-tumbuhan. Arti ini menunjukkan bahwa kata "safsaf" terkait dengan kondisi alam yang tandus dan tidak subur. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi alam yang kering dan tidak menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat contoh penggunaan kata "safsaf" dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Desa itu terletak di daerah safsaf yang tandus dan tidak ada sumber air." Atau, "Kami harus berhati-hati saat berjalan di padang safsaf karena tanahnya sangat licin." Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kata "safsaf" sering digunakan untuk menggambarkan kondisi alam yang tandus dan tidak menguntungkan bagi kehidupan manusia. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kita juga melihat bahwa kata "safsaf" tidak hanya terkait dengan kondisi alam yang tandus. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak produktif atau tidak berdaya. Misalnya, "Kami telah menghadapi banyak kesulitan dalam bisnis, hingga akhirnya kami merasa seperti berada di safsaf yang tandus dan tidak ada harapan." Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa kata "safsaf" memiliki makna yang lebih luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.