Arti Kata "leukositometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "leukositometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

leukositometer

leu·ko·si·to·me·ter /léukositométer/ n alat untuk menghitung leukosit (sel darah putih)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "leukositometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "leukositometer" dalam Kalimat

1.Laboratorium medis menggunakan leukositometer untuk menghitung leukosit pasien.
2.Teknologi modern telah memperbaiki keakuratan leukositometer dalam menghitung sel darah putih.
3.Saya perlu membeli leukositometer baru untuk laboratorium sekolah karena yang lama sudah rusak.
4.Ilmu anatomi dan fisiologi tidak bisa dipahami tanpa menggunakan leukositometer sebagai alat praktikum.
5.Klinik menggunakan leukositometer untuk memantau kondisi kesehatan pasien dan menentukan diagnosis.

📚 Artikel terkait kata "leukositometer"

Mengenal Kata 'leukositometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Leukositometer" - Pentingnya Alat Penelitian Klinik

Leukositometer adalah alat canggih yang digunakan untuk menghitung jumlah leukosit (sel darah putih) dalam darah. Kata ini pertama kali muncul pada abad ke-19, ketika ilmu pengetahuan dan teknologi masih dalam tahap perkembangan. Leukositometer menjadi sangat penting dalam bidang medis, terutama dalam diagnosis penyakit yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

Contoh penggunaan kata leukositometer dalam kalimat yang alami antara lain:

Dokter menggunakan leukositometer untuk menghitung jumlah leukosit pasien yang terkena leukemia. Leukositometer adalah alat yang sangat akurat dalam mengidentifikasi jenis sel darah putih yang abnormal. Jumlah leukosit yang tinggi dapat menunjukkan adanya infeksi atau kondisi lain yang memerlukan perawatan khusus.

Leukositometer juga digunakan dalam penelitian klinik untuk mengetahui efektivitas suatu obat dalam mengatasi kondisi penyakit tertentu. Dengan menggunakan leukositometer, peneliti dapat menghitung jumlah leukosit sebelum dan setelah pemberian obat, sehingga dapat mengetahui apakah obat tersebut efektif atau tidak.

Leukositometer memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang kesehatan. Dengan adanya leukositometer, dokter dapat lebih mudah dalam mendiagnosis penyakit dan memberikan perawatan yang tepat. Leukositometer juga membantu dalam penelitian klinik untuk meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di Indonesia.

Dalam budaya Indonesia modern, leukositometer telah menjadi salah satu alat yang sangat penting dalam bidang kesehatan. Leukositometer membantu dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan perawatan yang tepat. Dengan demikian, leukositometer dapat membantu masyarakat Indonesia untuk memiliki kesehatan yang lebih baik.