Arti Kata "lolong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lolong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lolong

lo·long n raung (anjing dsb);
me·lo·long v meraung (tt anjing); memekik keras (spt perempuan menangis dsb): terdengar anjing ~ di kejauhan; ia ~ kesakitan;
me·lo·long-lo·long v berkali-kali melolong;
ter·lo·long v terlolong-lolong;
ter·lo·long-lo·long v menangis memekik-mekik: anak itu menangis ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lolong"

📝 Contoh Penggunaan kata "lolong" dalam Kalimat

1.Pada malam itu, terdengar anjing lo·long di kejauhan, membuat saya khawatir.
2.Setelah berlari sejauh itu, ia mem·lo·long kesakitan karena terpeleset.
3.Kucing ter·lo·long-lolong saat melihat ular berada di dekatnya.
4.Anak itu menangis ter·lo·long-lo·long karena tidak bisa membeli mainan favoritnya.
5.Selama permainan, anak itu menangis memekik-mekik dan ter·lo·long-lo·long karena tidak bisa mendapatkan bal.

📚 Artikel terkait kata "lolong"

Mengenal Kata 'lolong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lolong" - Suara yang Mengiringi Kehidupan

Kata "lolong" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, mulai dari suara anjing yang menangis hingga ekspresi kesakitan. Dalam konteks historis, "lolong" sering digunakan untuk menggambarkan suara anjing yang menangis di kejauhan, sebuah suara yang dapat menyampaikan perasaan yang kuat. Dalam kehidupan sehari-hari, "lolong" sering digunakan untuk menggambarkan kesakitan, kesedihan, atau bahkan rasa takut. Contoh Penggunaan Kata "lolong" - Suara anjing yang menangis di kejauhan membuatku merasa tidak nyaman. "Ada anjing yang menangis di kejauhan, terdengar sangat keras." - Setelah operasi, Ibu terdengar me·lo·long-lo·long karena kesakitan. - Anak itu menangis ter·lo·long-lo·long karena kecewa. Dalam budaya Indonesia modern, "lolong" masih digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari lagu hingga film. Suara "lolong" sering digunakan sebagai efek suara dalam film-film untuk menggambarkan perasaan yang kuat. Selain itu, "lolong" juga digunakan dalam lagu-lagu untuk menggambarkan rasa sedih atau kesakitan.