Arti Kata "luluk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "luluk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

luluk

1lu·luk Mk n lumpur;
ber·lu·luk v berlumpur; terpalit lumpur;
ke sawah tidak ~ , ke ladang tidak berarang, pb tidak mau bekerja; pemalas; tidak ~ mengambil cekarau, pb mendapat untung tidak dng bersusah payah;
ter·lu·luk a sudah gembur berlumpur (tt sawah) dan siap untuk ditanami: sawahnya sudah ~

2lu·luk kl n mata-mata; pelupuk;
me·lu·luk v memata-matai; mengintai (musuh): ~ musuh;
pe·lu·luk n orang yg memata-matai atau mengintai (musuh dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "luluk"

📝 Contoh Penggunaan kata "luluk" dalam Kalimat

1.Sawahnya sudah siap untuk ditanami karena sudah gembur berlumpur.
2.Kami tidak dapat menyelesaikan proyek karena terpalit lumpur dan tidak siap bekerja.
3.Dia dikenal sebagai pemalas karena tidak mau bekerja dan selalu berlumpur.
4.Pada musim hujan, sawah akan terlumpur dan tidak dapat ditanami.
5.Dia mendapat keuntungan besar tanpa harus bersusah payah karena sawahnya sudah terlumpur.

📚 Artikel terkait kata "luluk"

Mengenal Kata 'luluk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Luluk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "luluk" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan kondisi sawah yang berlumpur dan siap untuk ditanami. Namun, makna dan konteks kata ini lebih luas dari itu. Dalam konteks historis, kata "luluk" memiliki makna yang sangat spesifik terkait dengan aktivitas pertanian. Pada zaman dahulu, sawah yang berlumpur dianggap sebagai tanda kesuburan. Ketika sawah tersebut sudah cukup berlumpur, maka tandanya adalah bahwa tanah tersebut sudah siap untuk ditanami. Hal ini karena lumpur dapat menandakan keberadaan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Dengan demikian, kata "luluk" menjadi simbol kesuburan dan keberhasilan dalam pertanian.

Contoh Penggunaan Kata Luluk dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "luluk" dalam kalimat yang alami: - Sawahnya sudah berlumpur, jadi kami siap untuk menanam jagung. - Tanahnya tidak mau berlumpur, sehingga kami harus memberikan bahan tambahan. - Kami sudah menggarap sawah selama beberapa minggu dan akhirnya sawahnya sudah berlumpur.

Relevansi Kata Luluk dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "luluk" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pertanian. Banyak pengusaha pertanian yang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan kondisi sawah yang siap untuk ditanami. Selain itu, kata "luluk" juga dapat digunakan dalam konteks lisan untuk menggambarkan kesuburan dan keberhasilan dalam pertanian. Dengan demikian, kata "luluk" masih memiliki makna yang sangat spesifik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kita harus selalu mengingat makna dan konteks kata ini untuk dapat menggunakan kata "luluk" dengan tepat.