Arti Kata "macapat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "macapat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

macapat

ma·ca·pat n bentuk puisi Jawa tradisional, setiap baitnya mempunyai baris kalimat (gatra) tertentu, setiap gatra mempunyai jumlah suku kata (guru wilangan) tertentu, dan berakhir pd bunyi sanjak akhir (guru lagu; guru suara tertentu), msl Dandanggula, Kinanti, Maskumambang; tembang cilik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "macapat"

📝 Contoh Penggunaan kata "macapat" dalam Kalimat

1.Puisi kuno Jawa, macapat, masih dipelajari untuk menghargai warisan budaya.
2.Pengajar mengajarkan macapat kepada muridnya untuk mengembangkan kreativitas sastra.
3.Tembang macapat sering dibawakan dalam pertunjukan budaya tradisional Jawa.
4.Puisi macapat seperti Dandanggula masih sangat populer di kalangan masyarakat Jawa.
5.Penggunaan macapat dalam sastra Jawa dapat meningkatkan kualitas seni dan budaya.

📚 Artikel terkait kata "macapat"

Mengenal Kata 'macapat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "macapat" - Inspirasi dan Motivasi

Bentuk Puisi Jawa Tradisional yang Menghantarkan Inspirasi

Kata "macapat" memiliki makna yang sangat kaya dan historis dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks budaya Jawa, macapat merupakan salah satu bentuk puisi tradisional yang sangat populer dan diminati. Puisi ini memiliki struktur yang unik, dengan setiap baitnya memiliki baris kalimat tertentu dan berakhir dengan bunyi sanjak akhir yang khas. Dengan demikian, macapat menjadi salah satu sumber inspirasi dan motivasi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang mencari keterhubungan dengan kebudayaan Indonesia.

Contoh Penggunaan Kata "macapat" dalam Kalimat Alami

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "macapat" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita ingin menggambarkan keindahan puisi Jawa, kita bisa mengatakan, "Puisi macapat memiliki keindahan yang sangat khas dan unik." Atau, ketika kita ingin menggambarkan struktur puisi, kita bisa mengatakan, "Puisi macapat memiliki struktur yang sangat sederhana, tetapi tetap menarik." Dengan demikian, kita bisa melihat bagaimana kata "macapat" dapat digunakan dalam berbagai kalimat alami.

Relevansi Kata "macapat" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "macapat" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Banyak orang masih mencari inspirasi dan motivasi dari puisi macapat, terutama karena puisi ini memiliki keindahan dan keunikan yang sangat khas. Selain itu, puisi macapat juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menggambarkan kebudayaan Indonesia, terutama kebudayaan Jawa. Dengan demikian, kata "macapat" tetap menjadi salah satu kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia.