Arti Kata "sakral" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sakral" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sakral

sak·ral a suci; keramat: tari bedaya dianggap sbg tarian yg --;
ke·sak·ral·an n perihal (keadaan) sakral; kesucian: apakah dng membeli paket perkawinan bakal mengurangi - upacara nikah?

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sakral"

📝 Contoh Penggunaan kata "sakral" dalam Kalimat

1.Tarian bedaya dianggap sebagai tarian yang sangat sakral.
2.Upacara pernikahan di masyarakat kita masih memiliki banyak aspek yang sakral.
3.Ritus keagamaan dianggap sebagai sesuatu yang sangat sakral dan tidak boleh dilanggar.
4.Pembangunan masjid harus dilakukan dengan cara yang sangat sakral dan hormat.
5.Kepercayaan masyarakat tentang hewan suci dianggap sebagai hal yang sangat sakral dan tidak bisa diganggu gugat.

📚 Artikel terkait kata "sakral"

Mengenal Kata 'sakral' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Konsep Sakral dalam Bahasa Indonesia

Kata sakral memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, sakral dapat diartikan sebagai sesuatu yang suci, keramat, atau memiliki keistimewaan yang melebihi hal-hal biasa. Dalam konteks historis dan sosial, konsep sakral seringkali terkait dengan keagamaan, ritual, dan tradisi yang memiliki nilai spiritual tinggi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata sakral sering digunakan untuk menggambarkan hal-hal yang memiliki nilai spiritual, seperti upacara adat, festival, atau tempat-tempat suci. Contoh penggunaan kata sakral dalam kalimat alami antara lain: "Tarian Bedaya adalah tarian yang sangat sakral dan hanya dapat ditarikan pada hari-hari tertentu", "Membeli paket perkawinan dapat mengurangi kesakralan upacara nikah", atau "Tempat tersebut dianggap sebagai tempat sakral karena memiliki keistimewaan yang luar biasa". Dalam budaya Indonesia modern, konsep sakral masih sangat relevan. Banyak masyarakat Indonesia yang masih memegang teguh tradisi dan ritual yang memiliki nilai sakral, seperti upacara Adat, festival keagamaan, atau ziarah ke tempat-tempat suci. Selain itu, banyak juga masyarakat Indonesia yang mencari kehidupan yang lebih berarti dan memiliki nilai sakral, seperti dengan melakukan aktivitas spiritual atau mengikuti program-program kemasyarakatan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat.