Arti Kata "makbul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "makbul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

makbul

mak·bul Ar v 1 diluluskan (tt permintaan, doa); terkabul: mudah-mudahan doa Ananda --; 2 berhasil; tercapai (tt maksud): selama cita-citanya belum -- , ia tidak akan pulang ke kampung; 3 manjur (tt obat, guna-guna, dsb): semoga obatnya --;
me·mak·bul·kan v meluluskan (doa, permintaan); menyampaikan; meluluskan (maksud dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "makbul"

📝 Contoh Penggunaan kata "makbul" dalam Kalimat

1.Dengan semoga doanya makbul, ibu memohon ampun kepada Tuhan.
2.Dalam sebuah doa, makbullah harapan hati orang yang berdoa.
3.Kami berharap agar permohonan kami makbul di hadapan Tuhan.
4.Pada hari itu, cita-citanya akhirnya tercapai dan menjadi makbul.
5.Saya percaya bahwa bantuan Allah akan selalu makbul bagi orang yang beriman.

📚 Artikel terkait kata "makbul"

Mengenal Kata 'makbul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "makbul" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "makbul" memiliki makna yang sangat dalam dan kompleks dalam Bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti "diluluskan" atau "terkabul". Namun, di balik makna ini, terdapat konsep yang lebih luas tentang keberhasilan dan pencapaian tujuan. Dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia, kata "makbul" sering digunakan untuk menggambarkan keinginan yang telah terkabul atau cita-cita yang telah tercapai.

Penggunaan Kata "makbul" dalam Kalimat

Kata "makbul" dapat digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga dalam keagamaan. Contoh-contoh penggunaan kata "makbul" dalam kalimat yang alami adalah: - "Selama cita-citanya belum makbul, ia tidak akan pulang ke kampung." (Dalam konteks ini, kata "makbul" berarti "tercapai") - "Semoga doanya makbul, sehingga dia dapat mendapatkan pekerjaan yang baik." (Dalam konteks ini, kata "makbul" berarti "diterima") - "Saya berdoa agar permintaannya makbul, sehingga dia dapat memiliki rumah yang nyaman." (Dalam konteks ini, kata "makbul" berarti "diluluskan")

Relevansi Kata "makbul" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "makbul" memiliki relevansi yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keagamaan dan motivasi. Dalam keagamaan, kata "makbul" digunakan untuk menggambarkan keinginan yang telah terkabul atau doa yang telah diterima. Dalam motivasi, kata "makbul" digunakan untuk menggambarkan keberhasilan dan pencapaian tujuan. Oleh karena itu, kata "makbul" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk mencapai tujuan kita. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "makbul" memiliki makna yang sangat dalam dan kompleks, serta relevansi yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, mari kita gunakan kata "makbul" sebagai inspirasi dan motivasi kita untuk mencapai tujuan kita.