Arti Kata "tingtur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tingtur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tingtur

ting·tur, -- aromatik n Far larutan etanol kulit manis, jahe, kepulaga, bunga cengkih, atau lengkuas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tingtur"

📝 Contoh Penggunaan kata "tingtur" dalam Kalimat

1.Bahan baku dari obat-obatan alami ini digunakan dalam pencegahan penyakit batuk.
2.Dalam proses pengolahan, rempah-rempah seperti tingtur jahe digunakan untuk meningkatkan rasa.
3.Kebun rempah yang terletak di dekat sungai memiliki stok tingtur lengkuas yang melimpah.
4.Pembuat minuman khas daerah ini menggunakan bahan tingtur kulit manis untuk menciptakan aroma unik.
5.Dosen farmasi memberikan kuliah tentang penggunaan bahan alami seperti tingtur bunga cengkih dalam pengobatan.

📚 Artikel terkait kata "tingtur"

Mengenal Kata 'tingtur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tingtur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tingtur" sering digunakan dalam konteks farmasi dan obat-obatan, tetapi mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa kata ini juga memiliki makna yang lebih luas dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, tingtur adalah larutan etanol kulit manis, jahe, kepulaga, bunga cengkih, atau lengkuas yang memiliki aroma yang khas dan banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Berbicara tentang sejarah kata "tingtur", kata ini berasal dari bahasa Belanda "tingtur" yang berarti "larutan" atau "campuran". Dalam bahasa Indonesia, kata ini telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda dan masih digunakan sampai hari ini, terutama dalam konteks farmasi dan pengobatan tradisional. Contoh penggunaan kata "tingtur" dalam kalimat yang alami adalah: "Saya membeli tingtur jahe di toko obat tradisional untuk mengobati sakit perut." atau "Saya menyediakan tingtur kulit manis sebagai minyak obat untuk mengurangi stres." Dapat dilihat bahwa kata "tingtur" memiliki kemampuan untuk menggambarkan larutan yang memiliki aroma yang khas dan banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tingtur" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Banyak orang yang menggunakan tingtur sebagai alternatif pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti sakit perut, stres, dan lain-lain. Selain itu, kata "tingtur" juga memiliki makna yang lebih luas dalam konteks kepariwisataan, karena banyak wisatawan yang tertarik dengan pengobatan tradisional dan tingtur yang digunakan dalam pengobatan tersebut. Dalam kesimpulan, kata "tingtur" adalah kata yang memiliki makna yang luas dan memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Dengan memahami makna dan konteks kata "tingtur", kita dapat lebih memahami pengobatan tradisional dan kepariwisataan di Indonesia.