Arti Kata "makrometeorologi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "makrometeorologi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

makrometeorologi

mak·ro·me·te·o·ro·lo·gi /makrométéorologi/ n cabang meteorologi mengenai kondisi meteorologi dl ukuran besar atau luas, biasanya menyangkut daerah geografi yg luas, spt benua atau seluruh permukaan bumi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "makrometeorologi"

📝 Contoh Penggunaan kata "makrometeorologi" dalam Kalimat

1.makrometeorologi sangat penting dalam meramalkan cuaca musiman di wilayah tropis.
2.Dalam suatu penelitian, para ilmuwan menggunakan metode makrometeorologi untuk mengetahui pola cuaca di Asia Tenggara.
3.Meteorolog menggunakan makrometeorologi untuk memprediksi cuaca musim hujan di wilayah pantai.
4.makrometeorologi membantu petani menentukan waktu yang tepat untuk menanam tanaman di daerah yang beriklim tropis.
5.Sekolah tinggi meteorologi menawarkan program studi spesialis makrometeorologi untuk mahasiswa yang ingin menjadi ahli cuaca.

📚 Artikel terkait kata "makrometeorologi"

Mengenal Kata 'makrometeorologi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "makrometeorologi" - Ilmu yang Mengungkap Kondisi Meteorologi Luas

adalah cabang ilmu meteorologi yang mempelajari kondisi meteorologi dalam skala besar atau luas. Ilmu ini tidak hanya memfokuskan pada kondisi cuaca di setiap tempat, tetapi juga membahas tentang pola dan tren cuaca yang berlangsung di daerah geografis yang luas, seperti benua atau permukaan bumi secara keseluruhan. Makrometeorologi memiliki konteks historis yang panjang, karena sudah ada sejak abad ke-19, ketika ilmuwan mulai memahami bahwa kondisi cuaca di setiap tempat dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor geografis dan atmosferik. memiliki aplikasi yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam contoh penggunaannya, kita dapat melihat bagaimana membantu dalam prediksi musim hujan atau kemarau. Misalnya, "Dengan menggunakan data , para ahli cuaca dapat memprediksi bahwa musim hujan akan datang lebih cepat di daerah pesisir, sehingga warga dapat siap untuk menghadapi banjir." Selain itu, juga digunakan dalam bidang pertanian, seperti "Penggunaan membantu petani untuk menentukan waktu yang tepat untuk menanam tanaman, sehingga hasil panen dapat meningkat." juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, telah menjadi topik hangat dalam diskusi mengenai perubahan iklim. Para ilmuwan menggunakan untuk memahami pola perubahan suhu dan curah hujan di Indonesia, sehingga dapat memberikan saran untuk menghadapi perubahan iklim yang semakin parah. Dengan demikian, dapat membantu masyarakat Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan perubahan iklim yang akan datang.