Arti Kata "mali-mali" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mali-mali" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mali-mali

ma·li-ma·li n perdu merambat bertangkai kecil-kecil, daunnya direbus untuk obat seriawan; Abrus precatorius;
-- hantu perdu atau pohon kecil, daunnya yg muda digerus, digunakan sbg obat sakit kepala; Leea indica; -- pucuk merah tumbuhan perdu, daunnya digunakan untuk menyembuhkan luka; Leea rubra

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mali-mali"

📝 Contoh Penggunaan kata "mali-mali" dalam Kalimat

1.Pada musim hujan, pohon mali-mali merambat ke atas pohon lain, mencari sinar matahari.
2.Di hutan, mali-mali liar sering digunakan sebagai sumber obat tradisional.
3.Pada saat itu, mali-mali liar di hutan mulai berbunga, menambah keindahan alam.
4.Saya pernah melihat seorang dokter tradisional menggunakan daun mali-mali sebagai obat penyakit kulit.
5.Banyak masyarakat di pedesaan yang masih menggunakan mali-mali liar sebagai sumber obat alami.

📚 Artikel terkait kata "mali-mali"

Mengenal Kata 'mali-mali' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mali-mali" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mali-mali" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan beberapa jenis tumbuhan perdu yang memiliki manfaat kesehatan. Namun, makna umum dari kata ini juga meliputi hal lain, seperti halus, tipis, atau kecil-kecil. Dalam konteks historis, kata "mali-mali" sering digunakan dalam masyarakat tradisional untuk menggambarkan benda-benda yang halus atau kecil. Oleh karena itu, kata "mali-mali" memiliki makna yang kompleks dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.

Contoh Penggunaan Kata "Mali-mali"

Kata "mali-mali" dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: "Daun tanaman mali-mali sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit kulit." "Tangkai mali-mali yang halus dan tipis dapat digunakan sebagai alat musik tradisional." "Pucuk mali-mali yang merah dapat digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan luka."

Relevansi Kata "Mali-mali" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mali-mali" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kesehatan tradisional. Banyak orang masih menggunakan daun tanaman mali-mali sebagai obat untuk mengobati berbagai penyakit. Selain itu, kata "mali-mali" juga digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan benda-benda yang halus atau kecil. Oleh karena itu, kata "mali-mali" tetap menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan budaya Indonesia modern.