Arti Kata "mangkas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mangkas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mangkas

1mang·kas a keras; mangkar

2mang·kas ? bangkas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mangkas"

📝 Contoh Penggunaan kata "mangkas" dalam Kalimat

1.Di lapangan, mangkas digunakan untuk menanam padi dengan memasukkan benih ke dalam tanah yang telah disiapkan.
2.Perlu memastikan bahwa mangkas terendam air untuk memajukan pertumbuhan tanaman.
3.Ibu saya menggunakan mangkas untuk menanam bunga di halaman rumah kami.
4.Dalam proses pembelajaran, siswa dapat belajar tentang cara menggunakan mangkas yang tepat.
5.Petani menggunakan mangkas untuk memulai penanaman padi di sawah mereka.

📚 Artikel terkait kata "mangkas"

Mengenal Kata 'mangkas' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Penggunaan Kata "Mangkas" dalam Bahasa Indonesia

Kata "mangkas" sering digunakan dalam berbagai konteks, tetapi apa sebenarnya arti dan maknanya? Dalam bahasa Indonesia, kata "mangkas" memiliki arti sebagai kerasan atau mangkar. Dalam konteks historis, katanya digunakan untuk menggambarkan anak sapi yang baru lahir dan masih bergantung pada ibunya. Di masa lalu, sapi yang baru lahir dan masih bergantung pada ibunya disebut mangkas, dan hal ini menandakan bahwa sapi tersebut masih dalam proses tumbuh dan berkembang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mangkas" masih digunakan untuk menggambarkan anak yang masih bergantung pada orang tuanya. Contohnya, "Anak itu masih mangkas dan membutuhkan perhatian ibunya untuk bermain dan beristirahat." Dalam kalimat ini, kata "mangkas" digunakan untuk menggambarkan anak yang masih dalam proses tumbuh dan berkembang. Kata "mangkas" juga digunakan dalam konteks budaya dan sosial. Contohnya, dalam suatu komunitas tradisional, anak sapi yang baru lahir dan masih bergantung pada ibunya dianggap sebagai simbol keberkahan dan kemakmuran. Dalam hal ini, kata "mangkas" digunakan untuk menggambarkan kebahagiaan dan keberkahan yang dialami oleh komunitas tersebut. Dalam kehidupan modern, kata "mangkas" masih digunakan dalam berbagai konteks, tetapi maknanya telah berkembang. Dalam konteks ini, kata "mangkas" digunakan untuk menggambarkan anak yang masih dalam proses tumbuh dan berkembang, tetapi juga memiliki kemampuan dan kecerdasan yang sangat tinggi. Contohnya, "Anak itu masih mangkas, tetapi sudah memiliki kemampuan untuk bermain perangkat lunak dan membuat aplikasi sendiri." Dalam kalimat ini, kata "mangkas" digunakan untuk menggambarkan anak yang masih dalam proses tumbuh dan berkembang, tetapi juga memiliki kemampuan dan kecerdasan yang sangat tinggi. Dalam kesimpulan, kata "mangkas" memiliki arti yang beragam dan kompleks, tetapi maknanya sama-sama menggambarkan anak yang masih dalam proses tumbuh dan berkembang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mangkas" masih digunakan dalam berbagai konteks, tetapi maknanya telah berkembang untuk menggambarkan anak yang memiliki kemampuan dan kecerdasan yang sangat tinggi.