Arti Kata "masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh

Peribahasa membelanjakan uang lebih banyak daripada pendapatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh" dalam Kalimat

1.Seorang pekerja tidak bisa menabung karena selalu masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh.
2.Perusahaan itu mengalami kerugian besar karena selalu masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh.
3.Di daerah pedesaan, banyak petani yang terjebak dalam masalah keuangan karena selalu masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh.
4.Pria itu sering menghabiskan uang lebih banyak daripada pendapatannya, sehingga masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh.
5.Korupsi di pemerintahan sering menimbulkan masalah keuangan negara, sehingga masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh.

📚 Artikel terkait kata "masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh"

Mengenal Kata 'masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Masuk Meliang Penjahit Keluar Meliang Tabuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh" adalah salah satu peribahasa dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna umum "membelanjakan uang lebih banyak daripada pendapatan". Peribahasa ini dipercaya berasal dari masa lalu, ketika penjahit keluar meluangkan waktu untuk menabuh gong sambil menunggu klien yang belum datang. Peribahasa ini dapat digunakan untuk menggambarkan kebiasaan seseorang yang suka membelanjakan uang lebih banyak daripada pendapatan. Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa ini dapat digunakan untuk mengingatkan diri sendiri agar tidak mengeluarkan uang lebih banyak daripada yang diperoleh. Selain itu, peribahasa ini juga dapat digunakan untuk mengkritik seseorang yang suka membelanjakan uang dengan tidak bertanggung jawab. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh" dalam kalimat yang alami: - "Dia sangat suka membeli barang-barang mewah, sehingga dia sering mengalami masalah keuangan dan seringkali masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh." - "Setelah membeli rumah impian, dia merasa sangat bangga, tetapi dia lupa bahwa dia harus mengatur keuangan dengan baik agar tidak masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh." - "Dia sangat suka membeli makanan di restoran mahal, sehingga dia seringkali masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh dan tidak memiliki uang untuk dibelanjakan lainnya." Dalam kehidupan sehari-hari, peribahasa "masuk meliang penjahit keluar meliang tabuh" memiliki relevansi yang cukup besar. Dalam era digital sekarang, banyak orang yang suka membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak penting, seperti membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan atau menghabiskan uang untuk hiburan. Oleh karena itu, peribahasa ini dapat digunakan sebagai inspirasi untuk mengatur keuangan dengan baik dan tidak membelanjakan uang lebih banyak daripada pendapatan.