Arti Kata "megalopolis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "megalopolis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

megalopolis

me·ga·lo·po·lis /mégalopolis/ n wilayah berpenduduk padat yg berpusat pd satu kota besar atau beberapa kota besar; megapolis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "megalopolis"

📝 Contoh Penggunaan kata "megalopolis" dalam Kalimat

1.Kota Tokyo merupakan contoh megalopolis yang sangat maju di Asia.
2.Dalam beberapa dekade terakhir, megalopolis Jakarta-Bandung telah mengalami pertumbuhan penduduk yang sangat cepat.
3.Mekah dan Madinah merupakan dua kota yang menjadi pusat megalopolis Islam di dunia.
4.Membangun megalopolis yang ramah lingkungan adalah tantangan besar bagi para arsitek dan urbanis.
5.Megapolitan Tokyo diprediksi akan menjadi pusat ekonomi dunia pada tahun 2050.

📚 Artikel terkait kata "megalopolis"

Mengenal Kata 'megalopolis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Megalopolis" - Wilayah Berpenduduk Padat

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "megalopolis" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "megas" yang berarti besar dan "polis" yang berarti kota. Dalam konteks historis, megalopolis merujuk pada wilayah yang berpenduduk padat dan berpusat pada satu kota besar atau beberapa kota besar. Konsep ini muncul pada zaman kuno, seperti di Yunani kuno, di mana kota-kota besar seperti Athena dan Sparta berkembang menjadi pusat kekuasaan dan kebudayaan.

Contoh Penggunaan Kata Megalopolis

Megalopolis sering digunakan untuk menggambarkan kota-kota besar di dunia modern, seperti Tokyo-Yokohama di Jepang, Seoul-Incheon di Korea Selatan, atau New York-Newark di Amerika Serikat. Dalam kalimat, "Tokyo-Yokohama merupakan salah satu contoh megalopolis di Asia." atau "Megapolis di Amerika Serikat, seperti New York-Newark, menawarkan kesempatan kerja yang luas bagi para pekerja."

Relevansi Megalopolis di Kehidupan Sehari-Hari

Megalopolis tidak hanya merupakan fenomena geografis, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan sehari-hari. Di Indonesia, misalnya, kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung menawarkan kesempatan ekonomi yang luas bagi masyarakat. Namun, kepadatan penduduk dan kemacetan lalu lintas di kota-kota besar juga merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan dan perencanaan yang tepat sangat penting untuk mengembangkan megalopolis yang berkelanjutan.