Arti Kata "megar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "megar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

megar

me·gar Jw v mekar; berkembang: payungnya tidak mau --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "megar"

📝 Contoh Penggunaan kata "megar" dalam Kalimat

1.Pernyataan politik baru mulai megar di media sosial.
2.Bunga mawar di pot mulai megar setelah beberapa hari mendapat perawatan.
3.Perusahaan teknologi baru-baru ini megar pesanan smartphone dalam jumlah besar.
4.Ketika cuaca cerah, payung tidak perlu megar untuk melindungi diri dari sinar matahari.
5.Di taman, pohon bunga mawar mulai megar warna-warni setelah musim hujan.

📚 Artikel terkait kata "megar"

Mengenal Kata 'megar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Megar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "megar" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari, tetapi apa maknanya sebenarnya? Kata ini memiliki makna umum sebagai "me·gar Jw v mekar; berkembang." Dalam konteks historis, kata ini mungkin berkaitan dengan proses mekar atau berkembangnya sesuatu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perubahan atau perkembangan yang terjadi dalam diri seseorang.

Contoh Penggunaan Kata "Megar" dalam Kalimat

Penggunaan kata "megar" dalam kalimat dapat membantu memahami maknanya dengan lebih baik. Contoh penggunaan kata "megar" dalam kalimat adalah: - Payungnya tidak mau megar karena cuaca sedang hujan. - Perusahaan ini sedang megar dan berkembang pesat. - Diri saya sedang megar dan mencari kebahagiaan.

Relevansi Kata "Megar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "megar" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan atau perkembangan yang terjadi dalam diri seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan sehari-hari, dalam tulisan, atau bahkan dalam seni. Dengan memahami makna kata "megar", kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan efektif dalam berbagai situasi.