Arti Kata "menclok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menclok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menclok

men·clok /ménclok/ v cak hinggap: burung itu -- di ranting pohon mangga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menclok"

📝 Contoh Penggunaan kata "menclok" dalam Kalimat

1.Burung itu menclok di ranting pohon mangga di pagi hari.
2.Para pedagang menclok di pasar setiap pagi untuk menjual sayuran segar.
3.Pada waktu itu, burung hantu menclok di atap rumahku dengan suara yang pelik.
4.Siswa-siswa harus menclok di atas kursi mereka saat mengikuti pelajaran bahasa Inggris.
5.Malam ini, seekor kupu-kupu menclok di lampu penerangan yang menyala di taman.

📚 Artikel terkait kata "menclok"

Mengenal Kata 'menclok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Menclok" - Kebiasaan Burung yang Menarik

Kata "menclok" memiliki makna umum yang menunjukkan kegiatan burung menghinggap di atas suatu benda, biasanya ranting pohon atau kayu. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh burung yang sedang mencari tempat untuk berkembang biak atau beristirahat. Dalam konteks sejarah, kata menclok juga terkait dengan kebiasaan burung-burung di Indonesia, seperti burung pipit atau burung ciblek, yang dikenal karena kebiasaan mereka menghinggap di atas ranting pohon. Dalam kehidupan sehari-hari, kata menclok sering digunakan untuk menggambarkan kegiatan burung yang menarik. Misalnya, "Burung pipit menclok di atas ranting pohon mangga" atau "Burung ciblek menclok di atas kayu di taman." Kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat lainnya, seperti "Burung-burung menclok di atas pohon-pohon di hutan" atau "Kita melihat burung menclok di atas jendela." Kata "menclok" juga memiliki relevansi dalam kebudayaan Indonesia. Dalam beberapa daerah, kata ini digunakan sebagai simbol kehidupan dan keberhasilan. Misalnya, "Dia menclok di atas pohon mangga setelah lulus ujian" berarti dia sangat bersemangat dan bahagia. Dengan demikian, kata menclok tidak hanya digunakan untuk menggambarkan kebiasaan burung, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dalam kebudayaan Indonesia.

Contoh Penggunaan Kata "Menclok" dalam Kalimat

Kata "menclok" sering digunakan dalam kalimat yang menunjukkan kegiatan burung yang menarik. Contoh penggunaan kata ini meliputi: - Burung pipit menclok di atas ranting pohon mangga. - Burung ciblek menclok di atas kayu di taman. - Burung-burung menclok di atas pohon-pohon di hutan. - Kita melihat burung menclok di atas jendela. Dengan demikian, kata "menclok" memiliki makna umum yang menunjukkan kegiatan burung menghinggap di atas suatu benda, serta relevansi dalam kebudayaan Indonesia.