Arti Kata "mendewakan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mendewakan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mendewakan

men.de.wa.kan Verba (kata kerja) menganggap (memuja) sebagai dewa: pengikut aliran kepercayaan itu mendewakan pemimpinnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mendewakan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mendewakan" dalam Kalimat

1.Pengikut agama itu mendewakan pemimpinnya sebagai dewa yang maha kuasa.
2.Dalam sejarah, bangsa Mesir Kuno mendewakan dewa-dewa untuk menjelaskan fenomena alam.
3.Pada masa lalu, masyarakat suku Dayak mendewakan hutan sebagai tempat yang suci dan berkuasa.
4.Suku suku adat di hutan Amazon mendewakan tanaman-tanaman obat untuk kesembuhan penyakit.
5.Pada saat itu, masyarakat modern mendewakan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan yang mampu menyelesaikan masalah.

📚 Artikel terkait kata "mendewakan"

Mengenal Kata 'mendewakan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mendewakan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mendewakan" seringkali membawa kita kembali ke masa lalu, ketika kepercayaan dan tradisi masih sangat kuat. Dalam arti resmi, **mendewakan** adalah menganggap (memuja) seseorang atau sesuatu sebagai dewa. Ini berarti bahwa seseorang atau sesuatu itu dipandang memiliki kekuatan atau keistimewaan yang tidak dimiliki oleh makhluk lain. Dalam sejarah, **mendewakan** seringkali terkait dengan kepercayaan animisme dan politeisme. Orang-orang kuno percaya bahwa ada roh-roh atau dewa-dewa yang hidup di alam semesta dan memiliki kekuatan untuk mempengaruhi kehidupan manusia. Dalam masyarakat seperti ini, pemimpin atau tokoh yang dianggap memiliki kekuatan spiritual atau kebijaksanaan seringkali **dendewakan** oleh pengikutnya.

Contoh Penggunaan Kata "mendewakan"

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mendewakan" dalam kalimat yang alami: * Penganut aliran kepercayaan tersebut **mendewakan** pemimpin mereka sebagai dewa yang memiliki kekuatan untuk menyelamatkan mereka dari bahaya. * Dalam masyarakat tradisional, **mendewakan** leluhur atau tokoh suci seringkali dilakukan sebagai cara untuk menghormati dan menghargai jasa mereka. * Dalam sejarah, beberapa pahlawan nasional **dendewakan** oleh masyarakat karena keberaniannya dan kebijaksanaannya dalam memimpin negara.

Relevansi Kata "mendewakan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mendewakan" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keagamaan dan budaya. Dalam beberapa agama, seperti Hindu dan Buddha, **mendewakan** dewa-dewa atau leluhur seringkali dilakukan sebagai cara untuk menghormati dan menghargai kekuatan spiritual mereka. Dalam budaya Indonesia, **mendewakan** tokoh-tokoh nasional atau leluhur seringkali dilakukan sebagai cara untuk menghormati dan menghargai jasa mereka dalam membangun negara.