Arti Kata "serat manila" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "serat manila" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

serat manila

serat yang didapat dari batang pisang manila (Musa textilia), sifatnya agak kasar tetapi lunak, panjangnya mencapai 2-3 m, yang halus digunakan sebagai benang tenun, yang kasar untuk tali kapal, tikar, karpet, kertas (manila)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "serat manila"

📝 Contoh Penggunaan kata "serat manila" dalam Kalimat

1.serat manila digunakan sebagai bahan utama pembuatan kertas manila.
2.Pada zaman dahulu, serat manila digunakan sebagai tali kapal oleh masyarakat nelayan.
3.Di industri tekstil, serat manila diolah menjadi benang yang halus dan lembut.
4.Para seniman menggunakan serat manila sebagai bahan untuk membuat kerajinan tangan yang unik.
5.Dalam kegiatan pendidikan, serat manila digunakan sebagai bahan untuk membuat alat tulis yang ramah lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "serat manila"

Mengenal Kata 'serat manila' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "serat manila" - Inspirasi dan Motivasi

**Apa itu Serat Manila?** Serat manila adalah serat yang didapat dari batang pisang manila (Musa textilia), yang memiliki sifat agak kasar tetapi lunak. Panjangnya mencapai 2-3 m, yang halus digunakan sebagai benang tenun, sedangkan yang kasar digunakan sebagai tali kapal, tikar, karpet, dan bahkan kertas. Serat manila telah digunakan sejak zaman dahulu kala, terutama untuk kebutuhan tekstil dan peralatan. **Contoh Penggunaan Serat Manila dalam Kehidupan Sehari-Hari** Serat manila banyak digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam pembuatan benang tenun yang halus. Benang ini lalu digunakan untuk membuat kain, sehingga serat manila berperan penting dalam proses tekstil. Selain itu, serat manila juga digunakan sebagai tali kapal, sehingga memudahkan proses penyelaman laut. Bahkan, serat manila juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tikar, karpet, dan kertas. Contoh penggunaan serat manila dalam kalimat yang alami: * Benang tenun terbuat dari serat manila yang halus. * Serat manila digunakan sebagai tali kapal untuk memudahkan penyelaman laut. * Tikar dan karpet terbuat dari serat manila yang kasar. **Relevansi Serat Manila dalam Kehidupan Sehari-Hari dan Budaya Indonesia Modern** Serat manila tidak hanya berguna untuk kebutuhan tekstil dan peralatan, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting. Serat manila menjadi simbol kebudayaan Indonesia yang kuat dan kaya, karena telah digunakan sejak zaman dahulu kala. Oleh karena itu, serat manila tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.