Arti Kata "mengelompokkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengelompokkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengelompokkan

me.nge.lom.pok.kan Verba (kata kerja) membagi dalam beberapa kelompok; menjadikan berkelompok-kelompok: panitia perlombaan mengelompokkan anak-anak menurut umurnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengelompokkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengelompokkan" dalam Kalimat

1.Panitia perlombaan mengelompokkan anak-anak menurut umurnya.
2.Dalam rangka memudahkan pembelajaran, guru mengelompokkan siswa menjadi tiga kelompok.
3.Para ilmuwan mengelompokkan hewan berdasarkan sifat-sifatnya yang unik.
4.Pemerintah mengelompokkan daerah berdasarkan tingkat perekonomiannya untuk mempermudah pemberian bantuan.
5.Dalam rangka memfasilitasi komunikasi, tim proyek mengelompokkan anggota berdasarkan tugas-tugasnya.

📚 Artikel terkait kata "mengelompokkan"

Mengenal Kata 'mengelompokkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengelompokkan" - Strategi Organisasi yang Efektif

Dalam bahasa Indonesia, kata "mengelompokkan" merupakan kata kerja yang memiliki makna penting dalam konteks organisasi dan pengelolaan. Kata ini berasal dari kata "kelompok", yang memiliki makna "kelompok-kelompok" atau "berkelompok-kelompok". Dalam konteks sejarah, kata "mengelompokkan" pertama kali digunakan pada abad ke-19 dalam konteks pengorganisasian masyarakat. Mengelompokkan adalah proses membagi seseorang atau sesuatu ke dalam beberapa kelompok yang dapat dipahami dan diadministrasikan. Dalam kehidupan sehari-hari, mengelompokkan sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti pengelompokkan anak-anak menurut umurnya, pengelompokkan barang-barang menurut jenisnya, atau pengelompokkan informasi menurut kategori. Contoh penggunaan kata "mengelompokkan" dapat dilihat dalam kalimat berikut: - Pemerintah mengelompokkan warga untuk mendistribusikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak bencana. - Siswa mengelompokkan diri mereka sendiri untuk membuat proyek kelompok yang menarik. - Perusahaan mengelompokkan produk mereka ke dalam beberapa kategori untuk memudahkan penjualan. Dalam kehidupan sehari-hari, mengelompokkan memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, mengelompokkan sering digunakan dalam konteks organisasi dan pengelolaan. Dengan mengelompokkan, kita dapat memudahkan pengelolaan dan meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan demikian, mengelompokkan adalah strategi organisasi yang efektif yang dapat membantu kita memahami dan mengelola berbagai hal dengan lebih baik. Dalam konteks ini, mengelompokkan dapat menjadi kunci untuk memecahkan masalah dan meningkatkan kinerja dalam berbagai aspek kehidupan.