Arti Kata "naif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "naif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

naif

na·if a 1 sangat bersahaja; tidak banyak tingkah; lugu (krn muda dan kurang pengalaman); sederhana: gambar-gambar -- penuh menghiasi dinding kamarnya; 2 celaka; bodoh; tidak masuk akal: -- nya, kerugian sebanyak itu hanya diganti sepertiga;
ke·na·if·an n perihal naif; keadaan naif: masyarakat Betawi banyak yg kecewa krn sinetron Betawi hanya mengeksploitasi keluguan dan ~ orang Betawi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "naif"

📝 Contoh Penggunaan kata "naif" dalam Kalimat

1.Anak kecil itu memiliki sifat naif yang sangat menyenangkan, membuatnya selalu bahagia.
2.Sinetron yang mengeksploitasi kecelakaan dan kebodohan masyarakat Betawi sangat tidak naif.
3.Dia memiliki gambar-gambar sederhana yang penuh warna di dinding kamarnya, membuktikan kesederhanaannya yang naif.
4.Banyak orang yang menganggap keputusannya itu naif, tapi dia tetap percaya diri.
5.Masyarakat modern yang terlalu fokus pada materialisme seringkali kehilangan sisi naif dan sederhana dalam hidup.

📚 Artikel terkait kata "naif"

Mengenal Kata 'naif' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Naif: Makna dan Konteks di Balik Sederhana

Kata **naif** sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat bersahaja, tidak banyak tingkah, dan lugu. Makna ini telah ada dalam bahasa Indonesia sejak lama, dan dapat dilihat dalam konteks sosial dan budaya. Dalam masyarakat tradisional, **naif** sering diartikan sebagai kelebihan, karena seseorang yang **naif** cenderung lebih terbuka dan menerima orang lain dengan hati terbuka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **naif** sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak terlalu pintar atau berpengalaman. Contoh penggunaan kata **naif** dapat dilihat dalam kalimat seperti: "Dia adalah anak **naif** yang tidak pernah melihat dunia yang sebenarnya." atau "Dia **naif** sekali, tidak tahu bahwa ada orang yang ingin memanfaatkannya." Contoh lainnya adalah: "Karakter utama dalam novel ini sangat **naif** dan mudah dipengaruhi oleh orang lain." Kata **naif** juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam dunia hiburan, seperti sinetron dan film, **naif** sering digunakan untuk menggambarkan karakter yang tidak terlalu pintar atau berpengalaman. Namun, dalam konteks sosial, **naif** dapat diartikan sebagai kelemahan, karena seseorang yang **naif** cenderung lebih mudah dipengaruhi oleh orang lain dan tidak terlalu waspada terhadap ancaman.