Arti Kata "menila" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menila" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menila

me·ni·la ? manila

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menila"

📝 Contoh Penggunaan kata "menila" dalam Kalimat

1.menila peraturan yang ditetapkan pemerintah sangat penting bagi warga.
2.Pengadilan menila bukti-bukti yang menunjukkan kebenaran kasus tersebut.
3.Sebagai mahasiswa, saya harus menila dan memahami materi yang disampaikan dosen.
4.Dalam budaya suku Dayak, menila adalah proses memahami dan menanggapi peristiwa alam.
5.menila situasi dan kondisi lingkungan yang sedang terjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

📚 Artikel terkait kata "menila"

Mengenal Kata 'menila' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Menila" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "menila" memiliki arti resmi dalam Bahasa Indonesia sebagai "me-nil-a" atau "manila" dengan ketentuan spesifik. Namun, dalam konteks umum, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses memahami dan menilai sesuatu. Makna ini dipengaruhi oleh sejarah dan konteks socialnya, yang memiliki keterkaitan erat dengan budaya dan tradisi masyarakat Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "menila" sering digunakan untuk menggambarkan proses memahami dan menilai situasi. Misalnya, ketika seseorang ingin menilai keadaan ekonomi suatu negara, mereka mungkin akan menggunakan kata "menila" untuk menggambarkan proses analisis dan evaluasi yang mereka lakukan. Contoh lain, ketika seseorang ingin menilai kinerja suatu tim, mereka mungkin akan menggunakan kata "menila" untuk menggambarkan proses evaluasi dan penilaian yang mereka lakukan. Kata "menila" juga memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses memahami dan menilai situasi sosial. Misalnya, ketika seseorang ingin menilai situasi sosial suatu masyarakat, mereka mungkin akan menggunakan kata "menila" untuk menggambarkan proses analisis dan evaluasi yang mereka lakukan. Dalam konteks budaya, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses memahami dan menilai tradisi dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat.