Arti Kata "menyawak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menyawak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menyawak

me·nya·wak ? biawak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menyawak"

📝 Contoh Penggunaan kata "menyawak" dalam Kalimat

1.Hari itu saya melihat seekor biawak menyawak di pinggir hutan.
2.Di taman zoologis, biawak liar menyawak dan menggerakkan tubuhnya dengan lincah.
3.Pada malam hari, seekor biawak menyawak di atas batang pohon yang tinggi.
4.Biawak menyawak dan berlari di atas batu karang di pantai.
5.Saya sangat takut melihat seekor biawak menyawak di depan pintu rumahku.

📚 Artikel terkait kata "menyawak"

Mengenal Kata 'menyawak' - Inspirasi dan Motivasi

#

Mengenal Kata "menyawak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "menyawak" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti "me·nya·wak, biawak". Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata menyawak sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat atau kebiasaan yang tidak biasa atau menonjol. Dalam sejarah, kata menyawak digunakan untuk menggambarkan biawak, hewan yang dikenal sebagai predator yang kuat dan tidak mudah dibayangi. Sifat ini kemudian dijadikan contoh bagi manusia yang ingin memiliki sifat yang sama. Dalam kehidupan sehari-hari, kata menyawak digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat seperti biawak, seperti sifat yang kuat, tidak mudah dibayangi, dan memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri. Contoh penggunaan kata menyawak dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut. Misalnya, "Dia adalah seseorang yang menyawak dan tidak mudah dibayangi". Atau, "Sifat menyawaknya membuatnya menjadi pemimpin yang efektif". Dalam kedua contoh tersebut, kata menyawak digunakan untuk menggambarkan sifat yang kuat dan tidak mudah dibayangi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata menyawak memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, sifat menyawak dianggap sebagai sifat yang positif dan diinginkan. Banyak orang yang ingin memiliki sifat seperti biawak, yaitu kuat, tidak mudah dibayangi, dan memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri. Oleh karena itu, kata menyawak menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk menjadi lebih kuat dan tidak mudah dibayangi.