Arti Kata "merambung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merambung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merambung

me·ram·bung n pohon, kayunya ringan, lunak, dan tidak awet, digunakan untuk membuat korek api dan kotaknya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merambung"

📝 Contoh Penggunaan kata "merambung" dalam Kalimat

1.Pengrajin kayu memilih pohon merambung untuk membuat korek api karena kayunya lunak dan mudah dibentuk.
2.Pada abad ke-19, pohon merambung digunakan sebagai bahan utama pembuatan kotak korek api karena ringannya dan keawetannya yang rendah.
3.Bapak mencari pohon merambung di hutan untuk membuat korek api, tetapi harus berhati-hati karena kulitnya dapat menyebabkan iritasi.
4.Ilmuwan menemukan bahwa kayu merambung memiliki sifat yang unik, yaitu dapat memuai dengan cepat ketika terkena panas, sehingga dapat digunakan sebagai bahan isolasi.
5.Pada festival musik, para pemain menggunakan korek api buatan dari kayu merambung untuk menambah kesan dramatis dalam penampilannya.

📚 Artikel terkait kata "merambung"

Mengenal Kata 'merambung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Merambung" - Pohon yang Luar Biasa

Kata "merambung" mungkin tidak terdengar familiar bagi beberapa orang, tapi di balik nama ini tersembunyi makna yang menarik. Dalam konteks historis, merambung merujuk pada jenis pohon yang memiliki kayu ringan, lunak, dan tidak awet. Pohon ini sering digunakan untuk membuat korek api dan kotaknya, sehingga memberikan kontribusi pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam prakteknya, orang-orang menggunakan merambung dalam berbagai cara. Misalnya, "Pada zaman dahulu, orang menggunakan merambung untuk membuat korek api yang sederhana." Kalimat ini mencerminkan betapa pentingnya pohon merambung dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, "Dia mencari merambung di hutan untuk membuat kotak yang unik." Kalimat ini menunjukkan betapa kreatifnya orang dalam menggunakan bahan alami seperti merambung. Dalam kehidupan sehari-hari, kita masih dapat melihat relevansi merambung dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam industri perabotan, merambung masih digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat mebel yang ringan dan elegan. Selain itu, dalam bidang kuliner, merambung digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat permen yang lezat dan unik. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa merambung masih memiliki nilai tambah dalam kehidupan modern.