Arti Kata "mewalikan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mewalikan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mewalikan

me.wa.li.kan Verba (kata kerja) menjadi wali (wakil): ayahnya yang mewalikan putrinya dalam akad nikah itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mewalikan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mewalikan" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, ketua tim mewalikan tugas pada tim sekretariat.
2.Dia mewalikan kepercayaan pada temannya yang berpengalaman.
3.Dalam konteks pendidikan, guru mewalikan tanggung jawab mengajar pada pengawas sekolah.
4.Karena alasan keuangan, ayahnya mewalikan kebutuhan putrinya untuk melanjutkan kuliah.
5.Dalam konteks sosial, organisasi mewalikan kepercayaan pada beberapa warga untuk menjadi panitia acara kegiatan komunitas.

📚 Artikel terkait kata "mewalikan"

Mengenal Kata 'mewalikan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mewalikan" dalam Bahasa Indonesia

Kata "mewalikan" merupakan kata kerja yang memiliki makna khas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menyebutkan proses penunjukan seseorang sebagai wakil atau perwakilan, biasanya dalam konteks keluarga atau kelembagaan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mewalikan" masih digunakan untuk menyebutkan proses penunjukan seseorang sebagai penerima hak atau tanggung jawab dari seseorang lain.

Contoh Penggunaan Kata "mewalikan" dalam Kalimat

Kata "mewalikan" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menyebutkan proses penunjukan seseorang sebagai wakil atau perwakilan. Misalnya: - Ayahnya yang mewalikan putrinya dalam akad nikah itu. - Pemerintah mewalikan seseorang sebagai duta besar untuk negara lain. - Dia mewalikan saudaranya sebagai pemilik bisnis keluarga.

Relevansi Kata "mewalikan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mewalikan" masih memiliki relevansi dalam berbagai konteks. Misalnya dalam konteks keluarga, kata ini digunakan untuk menyebutkan proses penunjukan seseorang sebagai penerima hak atau tanggung jawab dari seseorang lain. Selain itu, kata "mewalikan" juga digunakan dalam konteks kelembagaan, seperti dalam proses penunjukan seseorang sebagai wakil atau perwakilan dalam suatu organisasi. Dengan demikian, kata "mewalikan" tetap memiliki peran penting dalam bahasa Indonesia dan kehidupan sehari-hari.