Arti Kata "mewarganegarakan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mewarganegarakan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mewarganegarakan

me.war.ga.ne.ga.ra.kan Verba (kata kerja) menjadikan warga negara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mewarganegarakan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mewarganegarakan" dalam Kalimat

1.Pemerintah berusaha mewarganegarakan penduduk asing untuk meningkatkan integrasi sosial.
2.Kampus internasional ini bertujuan mewarganegarakan mahasiswa dari berbagai negara.
3.Buku ini menceritakan pengalaman seorang warga negara baru yang berjuang mewarganegarakan dirinya.
4.Pada acara ini, beberapa organisasi menggelar program untuk mewarganegarakan masyarakat terpinggirkan.
5.Pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk mewarganegarakan warga negara yang tinggal di daerah terpencil.

📚 Artikel terkait kata "mewarganegarakan"

Mengenal Kata 'mewarganegarakan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mewarganegarakan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mewarganegarakan" adalah sebuah istilah yang memiliki makna yang sangat luas dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, kata ini tercipta sebagai hasil dari perjuangan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjadi negara yang merdeka dan berdaulat. Dalam arti resmi, mewarganegarakan berarti menjadikan warga negara, yaitu proses di mana seseorang menjadi warga negara yang sah dan memiliki hak-hak serta kewajiban sebagai warga negara. Dalam kehidupan sehari-hari, kata mewarganegarakan memiliki banyak implikasi. Misalnya, ketika seseorang memperoleh kewarganegaraan Indonesia, maka dia sudah mewarganegarakan dan menjadi bagian dari masyarakat Indonesia. Hal ini berarti bahwa dia memiliki hak-hak dan kewajiban sebagai warga negara, seperti berpartisipasi dalam pemilu, menghormati hukum negara, dan lain-lain. Contoh lain adalah ketika seseorang yang tidak memiliki kewarganegaraan Indonesia memutuskan untuk mewarganegarakan dengan melakukan proses naturalisasi, yaitu proses di mana seseorang menjadi warga negara Indonesia setelah melakukan beberapa syarat dan prosedur yang ditentukan oleh pemerintah. Dalam budaya Indonesia modern, kata mewarganegarakan memiliki makna yang sangat mendalam. Dalam konteks ini, mewarganegarakan bukan hanya berarti menjadikan warga negara, tetapi juga berarti menjadi bagian dari komunitas yang lebih luas. Dengan demikian, mewarganegarakan bukan hanya tentang kewarganegaraan, tetapi juga tentang identitas, kebudayaan, dan nilai-nilai yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Dengan demikian, kata mewarganegarakan menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk menjadi bagian dari masyarakat Indonesia dan berkontribusi pada perkembangan bangsa.