Arti Kata "minyak bekas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "minyak bekas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

minyak bekas

minyak lumas yang sudah digunakan melumasi mesin atau peralatan mesin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "minyak bekas"

📝 Contoh Penggunaan kata "minyak bekas" dalam Kalimat

1.Karyawan harus membersihkan minyak bekas dari mesin sebelum melakukan perawatan.
2.Pengelola pusat servis mobil harus membuang sampah, termasuk minyak bekas yang tidak dapat digunakan lagi.
3.Mereka telah melepaskan minyak bekas dari mesin kapal dan membersihkannya dengan baik.
4.Dalam praktikum, peserta didik diminta untuk mengidentifikasi minyak bekas yang tidak dapat digunakan lagi di laboratorium.
5.Pengelola tempat pembuangan akhir harus memastikan bahwa minyak bekas tidak mencemari lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "minyak bekas"

Mengenal Kata 'minyak bekas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Minyak Bekas" - Fokus Pemeliharaan Mesin

Kata "minyak bekas" memiliki makna yang cukup umum dalam konteks industri dan teknik. Istilah ini biasanya merujuk pada **minyak lumas** yang sudah digunakan untuk melumasi mesin atau peralatan mesin, sehingga mengalami perubahan sifat dan kualitas. Dalam sejarahnya, **minyak bekas** sering digunakan sebagai sumber daya yang lebih murah dan efektif untuk pemeliharaan mesin, terutama dalam industri manufaktur dan pertanian. Beberapa contoh penggunaan kata "minyak bekas" dalam kalimat alami adalah: * Setelah digunakan, mesin harus dicuci dengan **minyak bekas** untuk menghilangkan residu yang masih menempel. * Kami tidak dapat menggunakan **minyak bekas** sebagai bahan baku untuk produksi minyak baru. * Mesin yang rusak seringkali memerlukan **minyak bekas** untuk membersihkan komponen yang terkena debu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "minyak bekas" memiliki relevansi yang cukup dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa industri, seperti **pemeliharaan motor** dan **mesin industri**, **minyak bekas** masih digunakan sebagai alternatif yang lebih murah dan efektif. Namun, perlu diingat bahwa **minyak bekas** memiliki kualitas yang lebih rendah daripada **minyak baru**, sehingga dapat mempengaruhi kinerja mesin dalam jangka panjang.