Arti Kata "polusi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "polusi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

polusi

po·lu·si n pengotoran (tt air, udara, dsb); pencemaran: Gubernur tidak mengizinkan pembangunan industri yg banyak menimbulkan --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "polusi"

📝 Contoh Penggunaan kata "polusi" dalam Kalimat

1.Gubernur tidak mengizinkan pembangunan industri yang banyak menimbulkan polusi di daerah pesisir pantai.
2.Pemerintah harus lebih serius dalam mengatasi masalah polusi udara di kota besar.
3.polusi laut akibat limbah industri telah menyebabkan kematian ikan dan satwa laut lainnya.
4.Kita harus menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi polusi di sekitar kita.
5.polusi udara di kota memang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup.

📚 Artikel terkait kata "polusi"

Mengenal Kata 'polusi' - Inspirasi dan Motivasi

Polusi: Masalah Lingkungan yang Mengancam Kehidupan

Kata polusi telah menjadi istilah yang umum digunakan dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks lingkungan dan kebersihan. Dalam arti resmi, polusi diartikan sebagai pengotoran atau pencemaran lingkungan, seperti air, udara, atau tanah. Masalah polusi bukanlah hal baru, tetapi telah menjadi perhatian utama masyarakat di seluruh dunia selama beberapa dekade terakhir. Dalam sejarah, masalah polusi telah berkembang pesat dengan kemajuan industri dan teknologi. Pada awal abad ke-19, pabrik-pabrik tekstil di Inggris menjadi salah satu sumber polusi pertama, dengan emisi gas buang yang berbahaya. Pada tahun 1960-an, masalah polusi udara di Amerika Serikat menjadi perhatian nasional, dengan pemerintah menetapkan peraturan-peraturan untuk mengurangi emisi gas buang. Perluasan industri dan konsumsi energi telah meningkatkan masalah polusi di seluruh dunia, tidak hanya mencemari lingkungan tetapi juga mempengaruhi kesehatan manusia. Polusi memiliki dampak signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, polusi udara dapat menyebabkan penyakit pernapasan, seperti asma dan pneumonia, terutama bagi anak-anak dan orang tua. Selain itu, polusi air dapat mengancam keamanan air minum dan mengganggu ekosistem laut. Dalam budaya Indonesia modern, masalah polusi telah menjadi perhatian utama, dengan pemerintah dan masyarakat bekerja sama untuk mengurangi polusi dan meningkatkan kebersihan lingkungan.