Arti Kata "mono-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mono-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mono-

2mo·no- bentuk terikat tunggal; sendiri; satu; satu-satunya: monopoli; monoteisme

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mono-"

📝 Contoh Penggunaan kata "mono-" dalam Kalimat

1.Pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk menghindari monopoli pasar yang tidak sehat.
2.Penganut agama Kristen mempraktikkan monoteisme dalam kehidupan sehari-hari.
3.Penelitian ilmiah membuktikan bahwa monokromatisme dapat mempengaruhi kesehatan mata.
4.Masyarakat harus waspada terhadap monopoli perusahaan yang menguasai sektor ekonomi.
5.Pada abad ke-19, monarki di Eropa masih memiliki kekuasaan yang sangat besar.

📚 Artikel terkait kata "mono-"

Mengenal Kata 'mono-' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mono-" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mono-" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "mono-" berarti "2mo·no- bentuk terikat tunggal; sendiri; satu; satu-satunya". Kata ini memiliki sejarah panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Asal Mula Kata "mono-" Kata "mono-" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "monos", yang berarti "satu" atau "sendiri". Dalam sejarah, kata ini digunakan dalam berbagai konteks, seperti filsafat, agama, dan ekonomi. Dalam filsafat, kata "mono-" digunakan untuk menggambarkan konsep "monoteisme", yaitu keyakinan bahwa ada hanya satu dewa atau kekuatan yang utama. Dalam ekonomi, kata "mono-" digunakan untuk menggambarkan konsep "monopoli", yaitu keadaan di mana satu perusahaan memiliki kontrol yang dominan atas pasar. Contoh Penggunaan Kata "mono-" Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mono-" dalam kalimat yang alami: * "Negara tersebut memiliki sistem monarki, di mana raja memiliki kekuasaan yang absolut." * "Perusahaan tersebut memiliki monopoli pasar, sehingga tidak ada pesaing lain." * "Ajaran monoteisme menekankan pentingnya menjalani kehidupan dengan taat kepada satu dewa." Relevansi Kata "mono-" dalam Kehidupan Sehari-hari Kata "mono-" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks budaya, kata "mono-" digunakan untuk menggambarkan konsep "monokultur", yaitu keadaan di mana satu budaya atau gaya hidup menjadi dominan. Dalam konteks ekonomi, kata "mono-" digunakan untuk menggambarkan konsep "monopoli pasar", yaitu keadaan di mana satu perusahaan memiliki kontrol yang dominan atas pasar. Dengan demikian, kata "mono-" memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.