Arti Kata "kesal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kesal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kesal

ke·sal a 1 mendongkol; sebal; 2 kecewa (menyesal) bercampur jengkel; 3 tidak suka lagi; jemu;
me·nge·sal·kan v membangkitkan rasa kesal; menjemukan;
ke·ke·sal·an n perasaan kesal; kesebalan; kejengkelan; kejemuan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kesal"

📝 Contoh Penggunaan kata "kesal" dalam Kalimat

1.Pembicaraan di ruang kerja menjadi tidak efektif karena kesal dengan kebanyakan pertanyaan yang tidak penting.
2.Kehadiran teman tidak dapat dinikmati karena kesal dengan perilakunya yang tidak sopan.
3.Ketika menonton film, saya merasa kesal dengan akhir yang tidak menarik.
4.Saya merasa kesal dengan ketidakadilan yang dialami oleh teman saya di sekolah.
5.Ketika berada di lalu lintas macet, saya merasa kesal dengan kekurangan infrastruktur yang memadai.

📚 Artikel terkait kata "kesal"

Mengenal Kata 'kesal' - Inspirasi dan Motivasi

Kesal: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

Kata "kesal" memiliki makna yang kompleks dan berbeda-beda tergantung konteksnya. Secara umum, "kesal" dapat diartikan sebagai perasaan mendongkol, sebal, atau kecewa yang bercampur jengkel. Dalam sejarah Bahasa Indonesia, kata ini telah digunakan untuk menggambarkan perasaan negatif yang dialami oleh seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, "kesal" masih digunakan untuk menggambarkan perasaan frustrasi atau kekecewaan.

Penggunaan Kata Kesal dalam Kalimat

Kata "kesal" sering digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan perasaan negatif. Contohnya, "Saya merasa kesal ketika teman saya tidak memenuhi janji kami." Atau, "Ketika saya tahu bahwa saya tidak akan mendapatkan pekerjaan yang saya inginkan, saya merasa kesal dan kecewa." Kata "kesal" juga dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan jengkel, seperti "Saya merasa kesal ketika ada orang yang tidak menghormati hak saya."

Relevansi Kata Kesal dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kesal" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi yang memicu perasaan frustrasi atau kekecewaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kesal" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan yang dialami oleh seseorang ketika menghadapi masalah atau ketidakpuasan. Contohnya, ketika ada orang yang tidak memenuhi harapan, atau ketika ada situasi yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. Dalam situasi seperti itu, kata "kesal" dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan yang dialami oleh seseorang.