Arti Kata "monokromator" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "monokromator" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

monokromator

mo·no·kro·ma·tor n alat untuk mendapatkan satu jenis panjang gelombang dr cahaya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "monokromator"

📝 Contoh Penggunaan kata "monokromator" dalam Kalimat

1.Di laboratorium fisika, kita menggunakan monokromator untuk mendapatkan cahaya monokromatik.
2.Dalam proses pengembangan teknologi, monokromator digunakan untuk memisahkan cahaya menjadi spektrum warna yang lebih halus.
3.Selama kuliah, mahasiswa harus memahami cara kerja monokromator dalam spektroskopi untuk memahami sifat-sifat molekul.
4.Peneliti menggunakan monokromator untuk mempelajari sifat-sifat optik dari bahan-bahan baru yang memiliki aplikasi di bidang teknologi.
5.Dalam dunia seni fotografi, monokromator digunakan untuk menciptakan efek monokrom yang unik dan menarik pada hasil foto.

📚 Artikel terkait kata "monokromator"

Mengenal Kata 'monokromator' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "monokromator" - Alat Penyaring Cahaya

Dalam ilmu fisika, monokromator merupakan alat yang sangat berguna untuk memisahkan cahaya menjadi warna-warna yang berbeda. Namun, sebelum kita membahas tentang apa itu monokromator, mari kita bahas asal-usul kata ini. Kata monokromator berasal dari bahasa Yunani, yaitu "monos" yang berarti "satu" dan "khrōma" yang berarti "warna". Jadi, monokromator secara harfiah berarti "alat untuk mendapatkan satu jenis panjang gelombang dari cahaya". Pada awalnya, monokromator digunakan dalam bidang fotometri untuk mengukur intensitas cahaya. Namun, saat ini, monokromator digunakan dalam berbagai bidang, seperti kimia, biologi, dan fisika. Dalam kimia, monokromator digunakan untuk menganalisis komposisi suatu senyawa, sementara dalam biologi, monokromator digunakan untuk menganalisis struktur molekul. Berikut beberapa contoh penggunaan kata monokromator dalam kalimat yang alami: * "Dalam laboratorium, peneliti menggunakan monokromator untuk memisahkan cahaya menjadi warna-warna yang berbeda." * "Alat monokromator digunakan dalam fotometri untuk mengukur intensitas cahaya." * "Dalam kimia, monokromator digunakan untuk menganalisis komposisi suatu senyawa." Dalam kehidupan sehari-hari, monokromator tidak hanya digunakan dalam laboratorium, tetapi juga dalam berbagai aplikasi lainnya, seperti di bidang fotografi. Dalam fotografi, monokromator digunakan untuk menghasilkan gambar hitam-putih yang dapat menangkap perbedaan tonalitas dengan lebih baik. Dalam budaya Indonesia modern, monokromator tidak lagi menjadi kata asing, tetapi menjadi bagian dari bahasa teknis yang digunakan dalam berbagai bidang. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata monokromator memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai bidang, dari ilmu fisika hingga aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari.