Arti Kata "multiorgan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "multiorgan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

multiorgan

mul·ti·or·gan n lebih dr satu organ

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "multiorgan"

📝 Contoh Penggunaan kata "multiorgan" dalam Kalimat

1.Kondisi penyakit yang menyebar ke berbagai organ tubuh disebut multiorgan.
2.Dalam perawatan medis, pasien multiorgan memerlukan perawatan intensif dan terintegrasi.
3.Penggunaan obat-obatan yang bersifat multiorgan dapat menyebabkan efek sampingan yang serius.
4.Pengembangan sistem keamanan yang multiorgan dapat meningkatkan kualitas layanan dan keamanan.
5.Dalam konteks pendidikan, konsep pemikiran multiorgan dapat membantu siswa menghubungkan antara mata pelajaran.

📚 Artikel terkait kata "multiorgan"

Mengenal Kata 'multiorgan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Multiorgan" - Mengenal Makna dan Konteksnya

Kata "multiorgan" mulai diperkenalkan dalam bahasa Indonesia beberapa tahun terakhir ini. Kata ini memiliki makna yang relatif sederhana, yaitu lebih dari satu organ. Dalam konteks medis, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi atau penyakit yang mempengaruhi lebih dari satu organ tubuh. Misalnya, penyakit ginjal dan hati yang disebut dengan multiorgan failure. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata "multiorgan" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Salah satu contoh penggunaannya adalah dalam perencanaan strategis yang melibatkan lebih dari satu departemen atau organisasi. Dalam hal ini, kata "multiorgan" mengacu pada pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi. Selain itu, kata "multiorgan" juga dapat digunakan dalam konteks pendidikan yang lebih kompleks. Misalnya, dalam kurikulum yang melibatkan lebih dari satu mata pelajaran atau disiplin ilmu. Dalam hal ini, kata "multiorgan" mengacu pada pendekatan yang lebih multidisiplin dan interdisiplin. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "multiorgan" juga dapat digunakan dalam konteks kebijakan publik. Misalnya, dalam perencanaan pembangunan yang melibatkan lebih dari satu pihak atau stakeholder. Dalam hal ini, kata "multiorgan" mengacu pada pendekatan yang lebih transparan dan inklusif. Dalam budaya Indonesia modern, kata "multiorgan" juga dapat digunakan dalam konteks inovasi dan pengembangan. Misalnya, dalam perancangan produk atau jasa yang melibatkan lebih dari satu teknologi atau sumber daya. Dalam hal ini, kata "multiorgan" mengacu pada pendekatan yang lebih inovatif dan efektif. Dengan demikian, kata "multiorgan" memiliki makna yang lebih luas dan kompleks daripada yang terdengar pada awalnya. Dalam konteks yang berbeda-beda, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan pendekatan yang lebih holistik, terintegrasi, multidisiplin, dan inovatif.