Arti Kata "mulut kulit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mulut kulit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mulut kulit

lubang kecil-kecil pada kulit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mulut kulit"

📝 Contoh Penggunaan kata "mulut kulit" dalam Kalimat

1.Di rumah, air liur mulut kulit menyebabkan iritasi pada kulit wajah anak itu.
2.Dalam ilmu kedokteran, dokter harus memeriksa kebersihan dan kesehatan mulut kulit pasien sebelum melakukan tindakan medis.
3.Gigi yang tidak terawat dapat menyebabkan bau mulut kulit yang tidak sedap dan membuat orang sakit.
4.Anak harus diajari untuk membersihkan mulut kulit secara teratur agar tidak terjadi infeksi.
5.Di peternakan, mulut kulit sapi harus dibersihkan secara berkala untuk mencegah kekerasan pada kulit sapi tersebut.

📚 Artikel terkait kata "mulut kulit"

Mengenal Kata 'mulut kulit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mulut kulit" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mulut kulit" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari, namun sebenarnya memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks. Mulut kulit secara resmi didefinisikan sebagai lubang kecil-kecil pada kulit, biasanya terdapat pada bagian tubuh tertentu. Dalam konteks sejarah, kata ini telah digunakan sejak zaman kuno untuk menggambarkan keberadaan mulut kulit pada tubuh manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mulut kulit" seringkali digunakan untuk menggambarkan bagian tubuh yang menonjol, seperti pori-pori kulit atau mulut kulit pada bagian tubuh lainnya. Misalnya, "Kulitnya memiliki banyak mulut kulit yang terbuka, sehingga mudah terkena iritasi" atau "Pori-pori mulut kulitnya sangat besar dan terlihat jelas". Dalam budaya Indonesia modern, kata "mulut kulit" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam kesenian tradisional seperti tarian atau lukisan, mulut kulit seringkali digunakan sebagai simbol keberanian atau kekuatan. Selain itu, dalam dunia perawatan kulit, mulut kulit menjadi penting untuk dijaga kebersihannya agar tidak terjadi infeksi atau iritasi. Dengan demikian, mulut kulit menjadi bagian yang tidak dapat diabaikan dalam kehidupan sehari-hari.