Arti Kata "mungkar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mungkar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mungkar

mung·kar a durhaka (melanggar perintah Tuhan): semua perbuatan yg -- , harus dijauhi;
me·mung·kari v tidak menurut perintah Tuhan; mengingkari;
ke·mung·kar·an n hal mungkar; perbuatan mungkar; kedurhakaan: dinasihatkan untuk mengerjakan kebaikan dan menjauhi segala -

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mungkar"

📝 Contoh Penggunaan kata "mungkar" dalam Kalimat

1.Dalam konteks agama, perbuatan mungkar harus dijauhi oleh umat.
2.Mereka menyebutnya sebagai perbuatan dosa, yang harus dihindari.
3.Sebagai seorang hamba Tuhan, saya tidak boleh mungkar perintah-Nya.
4.Dia menyebut itu sebagai kedurhakaan yang paling berat dalam ajaran agamanya.
5.Dalam kitab suci, disebutkan bahwa mungkar perbuatan itu dapat menyebabkan kehancuran.

📚 Artikel terkait kata "mungkar"

Mengenal Kata 'mungkar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mungkar" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Sejarah

Kata "mungkar" berasal dari kata Arab yang berarti "melanggar perintah Tuhan". Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku atau perbuatan yang tidak sesuai dengan hukum Tuhan atau norma-norma masyarakat. Dalam bahasa Indonesia, kata "mungkar" juga memiliki makna yang luas, mencakup semua perbuatan yang harus dijauhi dan harus dibersihkan dari hidup seseorang.

Contoh Penggunaan Kata "mungkar"

Kata "mungkar" sering digunakan dalam kalimat-kalimat untuk menggambarkan perilaku yang tidak baik atau tidak sesuai dengan norma masyarakat. Contoh penggunaan kata "mungkar" dalam kalimat alami adalah: "Dia melakukan mungkar dengan meninggalkan ibunya yang sakit." atau "Dia melakukan kebaikan dengan membantu orang lain, tetapi dia juga sering melakukan mungkar dengan mengatakan kata-kata yang tidak sopan." Dengan kata lain, kata "mungkar" digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak baik atau tidak sesuai dengan norma masyarakat.

Relevansi Kata "mungkar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "mungkar" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks moral dan etika. Dalam budaya Indonesia modern, kata "mungkar" digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak baik atau tidak sesuai dengan norma masyarakat. Dengan demikian, orang-orang dapat lebih menyadari pentingnya melakukan kebaikan dan menjauhi perilaku yang tidak baik. Dengan kata lain, kata "mungkar" dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi orang-orang untuk melakukan kebaikan dan menjadi manusia yang lebih baik.