Arti Kata "nafi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nafi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nafi

na·fi 1 n penolakan; penampikan; pengingkaran; 2 a sifat negatif; 3 v tidak mau; tidak menurut;
me·na·fi·kan v menolak; menampik; mengingkari; menyangkal: kita harus menolak atau ~ iktikad yg meragukan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nafi"

📝 Contoh Penggunaan kata "nafi" dalam Kalimat

1.Pengadilan mengatakan bahwa terdakwa telah menyangkal kesalahannya.
2.Pada sidang hari itu, terdakwa menolak untuk mengakui kesalahananya.
3.Dalam pidatonya, politisi menampik tuduhan korupsi yang dilayangkan kepadanya.
4.Dia selalu menolak untuk memberikan bantuan kepada saudara yang membutuhkan.
5.Pada kesempatan itu, seseorang menyangkal klaim bahwa dia adalah pemenang kompetisi itu.

📚 Artikel terkait kata "nafi"

Mengenal Kata 'nafi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nafi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "nafi" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan KBBI, "na·fi" berarti penolakan, penampikan, atau pengingkaran. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam komunikasi dan interaksi sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "nafi" digunakan untuk menolak atau menyangkal sesuatu. Misalnya, "Saya nafi permintaan itu karena saya tidak memiliki sumber daya yang cukup." Di sini, kata "nafi" digunakan untuk menolak permintaan dan menunjukkan alasan yang jelas. Contoh lainnya adalah, "Dia nafi bahwa dia pernah melakukan kesalahan itu." Dalam contoh ini, kata "nafi" digunakan untuk menyangkal atau menolak tuduhan yang diajukan. Kata "nafi" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Indonesia modern. Dalam interaksi sosial, kita seringkali menggunakan kata "nafi" untuk menolak atau menyangkal sesuatu. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata "nafi" harus tepat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Dengan demikian, kita dapat menggunakan kata "nafi" dengan lebih bijak dan efektif dalam komunikasi sehari-hari. Dalam beberapa konteks, kata "nafi" juga digunakan dalam kalimat yang lebih kompleks. Misalnya, "Rumah kita harus nafi kehadiran tamu itu hari ini karena ada acara yang lebih penting." Dalam contoh ini, kata "nafi" digunakan untuk menolak kehadiran tamu dan menunjukkan alasan yang lebih penting. Dengan memahami makna dan konteks kata "nafi", kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih bijak dan efektif dalam komunikasi sehari-hari.

Kata yang Mirip

nafiri