Arti Kata "berpretensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berpretensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berpretensi

ber.pre.ten.si Verba (kata kerja) berpura-pura; berlagak: janganlah suka berpretensi , sesuaikanlah kata dengan perbuatan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berpretensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "berpretensi" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, seorang pejabat tidak boleh berpretensi bahwa dia adalah orang yang paling pintar di departemen.
2.Mahasiswa berpretensi menjadi dokter, tetapi dia masih harus menjalani ujian kompetisi untuk masuk ke universitas kedokteran.
3.Ia selalu berpretensi bahwa dia adalah seorang seniman yang sukses, tetapi kenyataannya dia tidak pernah menunjukkan karya seni apa pun.
4.Dalam kalangan masyarakat, ada beberapa orang yang berpretensi menjadi orang kaya dengan hanya mengaku memiliki harta yang banyak.
5.Pemimpin organisasi harus waspada terhadap para anggota yang berpretensi menjadi pemimpin untuk mencari kepentingan pribadi.

📚 Artikel terkait kata "berpretensi"

Mengenal Kata 'berpretensi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berpretensi" - Membangun Kesadaran dan Etika

Kata **berpretensi** memiliki makna umum sebagai kata kerja yang berarti berpura-pura atau berlagak. Kata ini sering digunakan dalam konteks sosial dan budaya Indonesia, terutama dalam situasi di mana seseorang ingin menunjukkan kesombongan atau kebanggaan yang tidak sepenuhnya berdasar. Sejarahnya, kata **berpretensi** muncul sebagai perlawanan terhadap perilaku orang yang terlalu sombong atau berpura-pura, dan sekarang, kata ini digunakan untuk mengingatkan kita semua untuk lebih sadar dan etis dalam perilaku sehari-hari. Penggunaan kata **berpretensi** dapat dilihat dalam beberapa contoh kalimat yang alami. Misalnya, "Dia **berpretensi** menjadi orang paling pintar di kelas, tetapi sebenarnya dia masih belum mengerti materi yang diajarkan." Contoh lainnya adalah, "Dia **berpretensi** memiliki mobil mewah, tetapi sebenarnya dia masih mengendarai motor." Dalam kedua contoh tersebut, kata **berpretensi** digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang berpura-pura atau berlagak. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **berpretensi** memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, seseorang sering diingatkan untuk tidak **berpretensi** terlalu banyak dan untuk tetaplah sederhana. Kata ini juga digunakan untuk mengingatkan kita untuk tidak terlalu sombong dan untuk selalu sadar akan kekurangan diri kita. Dengan demikian, kata **berpretensi** menjadi salah satu kata yang penting dalam membantu kita menjadi lebih sadar dan etis dalam perilaku sehari-hari.