Arti Kata "naik kelas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "naik kelas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

naik kelas

na·ik ke·las v berganti kelas dr kelas yg lebih rendah ke kelas yg lebih tinggi (sesuai dng urutan angka) setelah memenuhi persyaratan nilai yg ditentukan: kami senang krn adik -- kelas dng rapor yg bagus;
me·na·ik·ke·las·kan v menjadikan naik kelas: setelah perundingan selama tiga jam, rapat guru sepakat ~ lima dr enam murid yg semula tidak naik kelas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "naik kelas"

📝 Contoh Penggunaan kata "naik kelas" dalam Kalimat

1.Siswa yang rajin dan memiliki prestasi baik dapat naik kelas sebelum masa yang ditentukan.
2.Kami sangat senang melihat adik kami naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi setelah memenuhi persyaratan.
3.Setelah memenuhi syarat nilai, siswa tersebut dapat naik kelas dan menikmati proses belajar di tingkat yang lebih tinggi.
4.naik kelas menjadi momen yang sangat spesial bagi siswa yang telah bekerja keras dan menunjukkan kemajuan yang signifikan.
5.Kepribadian siswa yang berubah positif membuatnya layak naik kelas dan menjadi contoh bagi teman-temannya.

📚 Artikel terkait kata "naik kelas"

Mengenal Kata 'naik kelas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Naik Kelas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "naik kelas" memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks pendidikan di Indonesia. Dalam arti resmi, "naik kelas" berarti meningkatkan kelas dari yang lebih rendah ke yang lebih tinggi (sesuai urutan angka) setelah memenuhi persyaratan nilai yang ditentukan. Hal ini biasanya terjadi pada siswa yang telah menunjukkan kemajuan dalam belajar dan telah mengumpulkan nilai yang cukup baik. Dalam konteks sejarah, sistem pendidikan di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan sejak kemerdekaan. Pada masa kolonial, pendidikan hanya dapat diakses oleh kalangan atas, sedangkan rakyat biasa tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Namun, setelah kemerdekaan, pemerintah Indonesia berusaha meningkatkan akses pendidikan untuk semua lapisan masyarakat. Dengan demikian, kata "naik kelas" menjadi sangat penting dalam konteks ini, sebagai simbol kemajuan dan kesempatan pendidikan bagi rakyat Indonesia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "naik kelas" dalam kalimat yang alami: - "Saya sangat senang karena adik saya berhasil naik kelas dengan rapor yang bagus." - "Setelah perundingan selama tiga jam, rapat guru sepakat akan naik kelas lima dari enam murid yang semula tidak naik kelas." - "Saya sangat berharap saya dapat naik kelas tahun depan dengan kerja keras saya." Kata "naik kelas" memiliki relevansi yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam konteks ini, naik kelas tidak hanya berarti meningkatkan kelas di sekolah, tetapi juga berarti meningkatkan kemampuan dan kesempatan dalam kehidupan. Dengan demikian, kata "naik kelas" menjadi simbol motivasi dan inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk terus belajar dan meningkatkan diri.