Arti Kata "nalih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nalih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nalih

na·lih ? nali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nalih"

📝 Contoh Penggunaan kata "nalih" dalam Kalimat

1.Pengadilan mengharapkan hakim dapat nalih dengan objektifitas dan keadilan.
2.Pada hari libur, ibu mencoba nalih anaknya untuk tidur lebih awal.
3.Dalam puisi klasik, penulis menggunakan kata-kata yang indah untuk nalih perasaan pembaca.
4.Dalam proses belajar, guru harus nalih siswa untuk memahami konsep matematika yang sulit.
5.Saat menjalani pelatihan, instruktur harus nalih atlet untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental.

📚 Artikel terkait kata "nalih"

Mengenal Kata 'nalih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "nalih" - Makna dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "nalih" memiliki makna umum sebagai "tidak dapat melihat" atau "kurang pandang". Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang yang tidak dapat melihat sesuatu dengan jelas, baik karena gangguan visual atau karena tidak memiliki kemampuan untuk memahami sesuatu. Dalam budaya Indonesia, kata "nalih" juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak dapat melihat kebenaran atau keadilan.

Contoh Penggunaan Kata "nalih" dalam Kalimat Alami

Contoh penggunaan kata "nalih" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: * Saya tidak dapat melihat jalan karena hujan deras, jadi saya harus berjalan nalih. (dalam arti tidak dapat melihat jalan karena hujan) * Dia tidak dapat melihat kebenaran, jadi dia tetap nalih dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain. (dalam arti tidak dapat melihat kebenaran atau keadilan) * Saya harus membeli kacamata baru karena saya sudah lama nalih dan tidak dapat melihat jelas. (dalam arti tidak dapat melihat karena gangguan visual)

Relevansi Kata "nalih" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "nalih" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai kondisi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "nalih" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak dapat melihat kebenaran atau keadilan, atau yang tidak dapat melihat jalan dalam suatu situasi. Dalam budaya Indonesia, kata "nalih" juga digunakan sebagai metafor untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak dapat melihat atau memahami sesuatu. Oleh karena itu, kata "nalih" memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.