Arti Kata "namaskara" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "namaskara" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

namaskara

na·mas·ka·ra n Ark sikap tangan yg dipersatukan di depan dada, menggambarkan orang sedang memberi hormat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "namaskara"

📝 Contoh Penggunaan kata "namaskara" dalam Kalimat

1.Di sekolah, murid-murid menaikkan tangan mereka ke atas sebagai tanda hormat kepada guru.
2.Guru mengajarkan murid-muridnya untuk berlaku sopan dan memberi hormat kepada orang lain dengan cara menaikkan tangan.
3.Sikap tangan yang dipersatukan di depan dada oleh seorang guru menunjukkan rasa hormat dan penghormatan.
4.Ketika bertemu dengan atasan, seorang karyawan memberikan hormat dengan cara menaikkan tangan dan mengucapkan "terima kasih, pak".
5.Di tempat ibadah, umat berlaku hormat kepada Allah dengan menaikkan tangan dan mengucapkan doa.

📚 Artikel terkait kata "namaskara"

Mengenal Kata 'namaskara' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Namaskara" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, namaskara memiliki makna yang kaya dan mendalam. Kata ini sendiri berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu namaskara, yang berarti "sikap tangan yang dipersatukan di depan dada" dan menggambarkan orang sedang memberi hormat. Dalam konteks sejarah, namaskara digunakan sebagai tanda hormat dan penghormatan kepada seseorang, biasanya digunakan untuk menunjukkan rasa hormat dan respek.

Cara Menggunakan Kata "Namaskara" dalam Bahasa Indonesia

Namaskara dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam budaya Jawa maupun dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita mengunjungi seorang teman yang sangat dihormati, kita dapat menggunakan namaskara sebagai tanda hormat. Contoh kalimat: "Saya memberikan namaskara kepada Pak Bapak karena dia sangat dihormati di sekolah." Atau, kita dapat menggunakan namaskara dalam konteks agama, seperti dalam upacara keagamaan di rumah ibadah. Contoh kalimat: "Selama upacara keagamaan, kita melakukan namaskara kepada Tuhan sebagai tanda hormat dan penghormatan."

Relevansi Namaskara dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, namaskara masih sangat relevan dan digunakan dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika kita bertemu dengan atasan atau orang yang lebih tua, kita dapat menggunakan namaskara sebagai tanda hormat dan respek. Selain itu, namaskara juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam upacara pernikahan atau acara keagamaan lainnya. Dengan menggunakan namaskara, kita dapat menunjukkan rasa hormat dan penghormatan kepada orang lain, serta meningkatkan suasana yang lebih harmonis dan damai.