Arti Kata "nazim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nazim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nazim

na·zim Ar n penyair; pengarang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nazim"

📝 Contoh Penggunaan kata "nazim" dalam Kalimat

1.Saya tidak menemukan informasi yang akurat tentang kata "nazim" dalam konteks bahasa Indonesia. Namun, saya dapat membantu Anda dengan contoh kalimat menggunakan kata "nazim" dalam konteksnya sebagai "pengarang" atau "penyair". Berikut adalah contoh kalimat:
2.Dia adalah salah satu pengarang paling terkenal dalam sejarah sastra Arab, nazim.
3.Dalam pameran buku, penulis nazim menampilkan karyanya terbaru.
4.Pada acara penghargaan sastra, nazim menerima penghargaan sebagai pengarang terbaik.
5.Dia adalah seorang penyair berbakat yang memiliki gaya yang unik, nazim.

📚 Artikel terkait kata "nazim"

Mengenal Kata 'nazim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nazim" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "nazim" memang telah ada dalam bahasa Indonesia sejak lama, namun masih banyak orang yang tidak tahu apa itu nazim. Menurut KBBI, nazim adalah sebutan untuk seorang penyair atau pengarang. Kata ini memiliki asal-usul dari bahasa Arab, yaitu "nazim", yang berarti "pembaca atau penyair". Selama ini, kata nazim telah diadopsi dalam bahasa Indonesia dan digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan menulis dan menyampaikan pesan melalui sastra. Dalam sejarah, ada beberapa tokoh yang dikenal sebagai nazim, seperti Nazim Hikmet, seorang penyair dan pengarang Turki yang sangat terkenal. Ia memiliki peran penting dalam perkembangan sastra modern di Turki. Di Indonesia, ada juga beberapa nazim yang telah berkontribusi pada dunia sastra, seperti Chairil Anwar dan Rendra. Mereka semua telah meninggalkan jejak yang baik dalam dunia sastra Indonesia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata nazim dalam kalimat yang alami: "Dia adalah seorang nazim yang sangat berbakat dan telah menulis beberapa buku yang sangat populer." "Sebagai nazim, ia memiliki keahlian menulis yang sangat baik dan dapat menyampaikan pesan dengan jelas." "Pengarang ini dianggap sebagai salah satu nazim terbaik di Indonesia." Dalam kehidupan sehari-hari, kata nazim masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam dunia pendidikan, guru atau dosen yang memiliki kemampuan menulis dan menyampaikan materi dengan baik dapat dianggap sebagai nazim dalam lingkungan sekolah atau universitas. Selain itu, kata nazim juga dapat digunakan dalam konteks kebudayaan, seperti dalam kontes puisi atau cerita pendek yang diadakan oleh masyarakat atau organisasi.