Arti Kata "neofeodalistis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "neofeodalistis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

neofeodalistis

ne·o·fe·o·da·lis·tis /néoféodalistis/ a bersifat feodal baru

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "neofeodalistis"

📝 Contoh Penggunaan kata "neofeodalistis" dalam Kalimat

1.Kebijakan pemerintah ini dapat dikategorikan sebagai neofeudalistis karena memihak pada kelompok tertentu.
2.Pengambilan putra-putri para pejabat tinggi oleh penguasa baru adalah contoh neofeudalistis yang menunjukkan kekuasaan mereka.
3.Sistem ekonomi kapitalis modern sering dipandang sebagai bentuk neofeudalistis karena menjaga kekuasaan atas modal.
4.Pernyataan sang pejabat tentang keadilan sosial dapat dianggap sebagai retorika neofeudalistis yang memanipulasi publik.
5.Dalam novel tersebut, penulis menggambarkan masyarakat sebagai sebuah sistem neofeudalistis yang menindas mayoritas.

📚 Artikel terkait kata "neofeodalistis"

Mengenal Kata 'neofeodalistis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Neofeodalistis" - Membongkar Konsep Baru di Era Modern

Kata "neofeodalistis" mungkin masih asing di telinga banyak orang. Namun, makna umum dan konteks historisnya cukup menarik untuk dibahas. Dalam arti resmi, neofeodalistis berarti bersifat feodal baru. Konsep ini muncul sebagai kritik terhadap sistem ekonomi dan sosial yang ada di Eropa pada abad ke-14 hingga ke-20. Namun, pada masa kini, konsep neofeodalistis telah berkembang dan berubah makna. Di beberapa kalangan, kata ini digunakan untuk menggambarkan perilaku bisnis atau individu yang menuntut kekuasaan dan pengaruh lebih luas, seringkali dengan cara yang tidak adil. Mereka menggunakan kekuasaan dan kekayaan untuk mempengaruhi pemerintah atau institusi sosial, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan keuntungan tambahan. Dalam kalimat yang alami, kata neofeodalistis dapat digunakan seperti ini: "Dengan kebijakan baru, perusahaan tersebut dituduh sebagai bentuk neofeodalistis yang mencoba memanipulasi sistem ekonomi." Atau, "Politisi tersebut dianggap sebagai neofeodalistis karena menempatkan kepentingan pribadi di atas kepentingan publik." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep neofeodalistis dapat dilihat dalam berbagai aspek. Misalnya, dalam industri, ada perusahaan yang menggunakan praktik neofeodalistis seperti mempekerjakan pekerja murah untuk meningkatkan keuntungan. Sedangkan dalam politik, ada individu yang menggunakan kekuasaan untuk mempengaruhi keputusan pemerintah dan memanfaatkan keuntungan pribadi.