Arti Kata "neologisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "neologisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

neologisme

ne·o·lo·gis·me /néologisme/ n Ling kata bentukan baru atau makna baru untuk kata lama yg dipakai dl bahasa yg memberi ciri pribadi atau demi pengembangan kosakata

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "neologisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "neologisme" dalam Kalimat

1.Bahasa Indonesia harus selalu berinovasi dan menciptakan neologisme yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
2.Dalam ilmu bahasa, penggunaan neologisme dapat mempengaruhi struktur bahasa dan kosakata sehari-hari.
3.Penggunaan neologisme dalam sastra dapat menambah keanekaragaman bahasa dan membuat karya sastra lebih menarik.
4.Dalam pendidikan, guru dapat menggunakan neologisme untuk menjelaskan konsep-konsep yang kompleks dan membuat materi lebih mudah dipahami.
5.Kebutuhan akan neologisme dalam bahasa Indonesia menjadi semakin penting dalam era globalisasi dan perdagangan informasi.

📚 Artikel terkait kata "neologisme"

Mengenal Kata 'neologisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Neologisme" - Inspirasi dan Motivasi untuk Pengembangan Bahasa

Definisi dan Konteks Sejarah

Kata neologisme berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata: neos (baru) dan logos (ilmu, kata). Dalam konteks linguistik, neologisme merujuk pada kata atau makna baru yang dipakai dalam bahasa, yang memberikan ciri pribadi atau demi pengembangan kosakata. Dalam sejarah bahasa, neologisme telah berperan penting dalam membentuk dan mengubah makna kata-kata yang sudah ada. Misalnya, kata "selfie" awalnya tidak ada dalam kamus bahasa Inggris, tetapi sekarang sudah menjadi kata yang umum digunakan.

Contoh Penggunaan

Neologisme dapat dilihat dalam berbagai aspek kehidupan. Contohnya, kata "gaul" awalnya hanya digunakan di kalangan anak muda, tetapi sekarang sudah menjadi kata yang umum digunakan dalam berbagai konteks, seperti "saya ingin gaul di akhir pekan". Selain itu, kata "digital" juga merupakan neologisme yang telah membentuk makna baru dalam bahasa Indonesia, seperti "saya bekerja di bidang digital".

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, neologisme memiliki peran penting dalam membentuk dan mengubah makna kata-kata yang sudah ada. Dalam budaya Indonesia modern, neologisme telah membantu dalam meningkatkan kemampuan berbahasa dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengembangan kosakata. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami dan menggunakan neologisme dengan tepat dalam berbagai konteks.