Arti Kata "neositosis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "neositosis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

neositosis

ne·o·si·to·sis /néositosis/ a Dok gejala adanya leukosit muda di dl darah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "neositosis"

📝 Contoh Penggunaan kata "neositosis" dalam Kalimat

1.Dokter mengatakan bahwa hasil tes darah pasien menunjukkan adanya neositosis yang parah.
2.Pengalaman saya di rumah sakit menunjukkan bahwa kasus neositosis seringkali disebabkan oleh virus.
3.Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa neositosis dapat berkontribusi pada perkembangan beberapa jenis kanker.
4.Dalam ilmu kedokteran, neositosis dianggap sebagai salah satu gejala yang perlu diperhatikan saat menilai kesehatan pasien.
5.Kasus neositosis yang parah dapat menyebabkan gangguan pada sistem kekebalan tubuh.

📚 Artikel terkait kata "neositosis"

Mengenal Kata 'neositosis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Neositosis" - Gejala Kesehatan yang Perlu Diketahui

Sejarah dan Makna Umum

Neositosis adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan adanya leukosit muda di dalam darah. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "neos" yang berarti baru dan "kytos" yang berarti sel. Dalam konteks medis, neositosis sering digunakan untuk menggambarkan kondisi kesehatan yang tidak normal, seperti adanya peradangan atau infeksi. Dalam budaya Indonesia, neositosis masih merupakan istilah yang relatif asing, namun penting untuk diketahui agar kita dapat memahami kondisi kesehatan yang lebih baik.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata neositosis dalam kalimat yang alami: - Dokter melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab neositosis yang dialami pasien. - Pada pemeriksaan darah, terdeteksi adanya neositosis yang menunjukkan adanya peradangan di dalam tubuh. - Setelah menjalani perawatan, pasien dapat pulih dari neositosis dan kembali ke keadaan normal.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, neositosis dapat menyebabkan berbagai gejala yang tidak nyaman, seperti demam, sakit kepala, dan lain-lain. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami gejala neositosis dan segera menghubungi dokter jika kita merasakan gejala tersebut. Dalam budaya Indonesia, neositosis masih merupakan topik yang sensitif, namun dengan pengetahuan yang lebih baik, kita dapat lebih siap menghadapi kondisi kesehatan yang tidak normal.