Arti Kata "neraca palingan bungkal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "neraca palingan bungkal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

neraca palingan bungkal

Peribahasa pikiran atau pendirian orang mudah berubah-ubah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "neraca palingan bungkal"

📝 Contoh Penggunaan kata "neraca palingan bungkal" dalam Kalimat

1.Orang yang memiliki pikiran neraca palingan bungkal sulit dipercaya dalam suatu proyek.
2.Dia terkenal sebagai orang yang memiliki neraca palingan bungkal dan tidak bisa dipercaya.
3.Pernahkah Anda menghadapi teman dengan neraca palingan bungkal yang membuat Anda kesal?
4.Dia mengatakan bahwa dia telah berubah, tapi sebenarnya dia masih memiliki neraca palingan bungkal.
5.Sekarang dia telah berubah, jadi tidak lagi memiliki neraca palingan bungkal seperti dulu.

📚 Artikel terkait kata "neraca palingan bungkal"

Mengenal Kata 'neraca palingan bungkal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Neraca Palingan Bungkal" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "neraca palingan bungkal" adalah salah satu peribahasa dalam Bahasa Indonesia yang merujuk pada sifat pikiran atau pendirian seseorang yang mudah berubah-ubah. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan orang yang tidak memiliki kestabilan atau kekonsistenan dalam pendirian atau keputusan mereka.

Makna dan Konteks Sejarah

Neraca palingan bungkal memiliki makna yang sangat luas dan dapat diterapkan pada berbagai aspek kehidupan. Dalam masyarakat tradisional, kata ini digunakan untuk menggambarkan sifat seseorang yang mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain atau lingkungan sekitar. Mereka cenderung untuk berubah-ubah pendirian atau keputusan mereka tanpa mempertimbangkan konsekuensi yang mungkin terjadi.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "neraca palingan bungkal" dalam kalimat yang alami: * "Dia adalah orang yang memiliki **neraca palingan bungkal**, sehingga sering kali berubah-ubah pendirian dalam diskusi." * "Dia tidak ingin menjadi **neraca palingan bungkal** seperti orang lain, sehingga selalu berusaha untuk memiliki pendirian yang stabil." * "Dia menjadi **neraca palingan bungkal** setelah mendengar pendapat orang lain, sehingga keputusannya menjadi tidak stabil."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "neraca palingan bungkal" dapat digunakan untuk menggambarkan sifat seseorang yang mudah berubah-ubah pendirian atau keputusan. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti pendapat orang lain, lingkungan sekitar, atau bahkan emosi yang tidak stabil. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memiliki kestabilan dan konsistensi dalam pendirian dan keputusan kita, agar tidak menjadi **neraca palingan bungkal**.