Arti Kata "neraca perdagangan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "neraca perdagangan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

neraca perdagangan

[Dag] perbandingan antara impor dan ekspor dari suatu negara dalam perdagangan dunia; utang-piutang yang terjadi karena pengiriman barang dagangan ke luar negeri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "neraca perdagangan"

📝 Contoh Penggunaan kata "neraca perdagangan" dalam Kalimat

1.Negara kita memiliki neraca perdagangan defisit yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
2.Pemerintah berusaha untuk meningkatkan neraca perdagangan dengan meningkatkan ekspor dan mengurangi impor.
3.neraca perdagangan negara kita sangat bergantung pada keberhasilan industri tekstil dan sepatu.
4.Dalam analisis ekonomi, neraca perdagangan sangat penting untuk menentukan kemampuan suatu negara dalam menghadapi krisis ekonomi.
5.Pengelolaan neraca perdagangan yang efektif dapat membantu meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

📚 Artikel terkait kata "neraca perdagangan"

Mengenal Kata 'neraca perdagangan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Neraca Perdagangan" - Inspirasi dan Motivasi

Neraca perdagangan, juga dikenal sebagai "utang-piutang" atau "defisit perdagangan", adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perbandingan antara impor dan ekspor suatu negara dalam perdagangan dunia. Konsep ini telah ada sejak lama dan memiliki konteks historis yang kompleks. Mulai dari zaman kolonial hingga masa kini, neraca perdagangan telah menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kekuatan ekonomi suatu negara.

Definisi dan Contoh Neraca Perdagangan

Neraca perdagangan dapat diartikan sebagai selisih antara nilai ekspor dan impor suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Contohnya, jika suatu negara memiliki ekspor sebesar Rp 10 miliar dan impor sebesar Rp 12 miliar, maka neraca perdagangan negara tersebut adalah defisit sebesar Rp 2 miliar. Dalam kalimat yang lebih umum, "Neraca perdagangan negara kita meningkat karena meningkatnya impor" atau "Perusahaan kami memiliki neraca perdagangan yang positif karena efisiensi operasional kami".

Relevansi Neraca Perdagangan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Neraca perdagangan memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Sebagai contoh, apabila neraca perdagangan negara kita terus menunjukkan defisit, maka akan berdampak pada inflasi, meningkatnya harga barang, dan kemungkinan meningkatnya pengangguran. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk mengelola neraca perdagangan dengan bijak, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kekuatan ekonomi nasional. Dengan demikian, kita dapat memahami bahwa neraca perdagangan bukan hanya merupakan konsep ekonomi, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.