Arti Kata "neurolog" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "neurolog" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

neurolog

neu·ro·log /néurolog/ n Dok dokter ahli urat saraf

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "neurolog"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "neurolog" dalam Kalimat

1.Dokter spesialis neurolog di rumah sakit menangani pasien dengan kehilangan fungsi motorik.
2.Dia menjabat sebagai kepala bagian neurolog di rumah sakit besar tersebut.
3.Setelah menempuh pendidikan tinggi, ia menjadi neurolog yang sukses dan terkenal.
4.Konsultasi dengan dokter neurolog biasanya diperlukan untuk mengetahui penyebab kelumpuhan yang dialami.
5.Dokter neurolog tersebut juga sering kali dipercaya untuk melakukan operasi pada otak pasien.

πŸ“š Artikel terkait kata "neurolog"

Mengenal Kata 'neurolog' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Neurolog" - Dokter Ahli Urat Saraf

Kata "neurolog" memiliki makna yang sangat khusus dalam dunia kedokteran, yaitu sebagai dokter ahli urat saraf. Namun, sebelum menjadi istilah resmi dalam kedokteran, kata ini memiliki latar belakang sejarah yang menarik. Awalnya, kata "neurolog" berasal dari bahasa Yunani, yaitu "neuron", yang berarti "saraf". Dengan demikian, neurolog dapat diartikan sebagai ahli saraf atau dokter yang spesialis dalam bidang saraf. Dalam konteks historis, perkembangan ilmu neurologi telah melalui perjalanan panjang. Mulai dari penemuan saraf oleh Santiago RamΓ³n y Cajal pada tahun 1906, hingga penelitian lebih lanjut tentang otak dan saraf, ilmu neurologi terus berkembang dan menjadi salah satu bidang kedokteran yang paling penting. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "neurolog" sering digunakan dalam berbagai konteks. Contohnya, "Saya perlu mengunjungi dokter neurolog karena saya merasa memiliki masalah dengan urat saraf saya." atau "Dokter neurolog telah menemukan penyebab penyakit saya dan sedang memberikan perawatan yang tepat." Dalam kalimat-kalimat tersebut, kata "neurolog" digunakan untuk menggambarkan dokter yang spesialis dalam bidang saraf. Dalam budaya Indonesia modern, kata "neurolog" telah menjadi sangat relevan. Dengan semakin banyaknya kasus penyakit saraf dan otak, penting bagi masyarakat untuk mengetahui tentang ilmu neurologi dan dokter neurolog yang dapat membantu mereka dalam mengatasi masalah kesehatan tersebut. Selain itu, ilmu neurologi juga telah menjadi salah satu bidang penelitian yang paling aktif di Indonesia, dengan banyak penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman tentang otak dan saraf manusia.

Kata yang Mirip

neurologi, neurologis