Arti Kata "rojeng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "rojeng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

rojeng

ro·jeng /rojéng/ v, me·ro·jeng v mencuri padi di sawah dng jalan menyabitnya;
ro·jeng·an n hasil merojeng

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "rojeng"

📝 Contoh Penggunaan kata "rojeng" dalam Kalimat

1.Petugas keamanan mencari pelaku merojeng padi di sawah milik warga setempat.
2.Pengusaha sawah kehilangan hasil panen karena merojeng yang sering terjadi di daerahnya.
3.Di pedesaan, merojeng padi menjadi masalah serius yang mempengaruhi kehidupan petani.
4.Pengawas keamanan desa melaporkan adanya kasus merojeng yang terjadi pada malam hari.
5.Merojeng padi di sawah milik ayahku membuat kami harus berjuang untuk menghidupi.

📚 Artikel terkait kata "rojeng"

Mengenal Kata 'rojeng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "rojeng" - Mencuri Padi di Sawah

Kata "rojeng" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti mencuri padi di sawah dengan cara menyabitnya. Makna ini memiliki konteks historis dan sosial yang kaya, terutama dalam masyarakat pedesaan di Indonesia. Di masa lalu, mencuri padi di sawah adalah salah satu tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran dan dapat menimbulkan konsekuensi hukum. Rojeng adalah istilah yang masih umum digunakan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di Jawa dan Bali. Dalam konteks budaya, rojeng seringkali diartikan sebagai tindakan mencuri atau mengambil barang milik orang lain tanpa izin. Namun, dalam konteks yang lebih spesifik, rojeng merujuk pada tindakan mencuri padi di sawah. Ini adalah tindakan yang dianggap sangat serius dan dapat menimbulkan konsekuensi hukum yang berat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "rojeng" dalam kalimat yang alami: - Polisi menangkap beberapa orang yang diduga melakukan rojeng di sawah milik petani setempat. - Mereka dihukum karena melakukan rojeng dan mengambil padi milik orang lain. - Masyarakat setempat sangat marah karena beberapa orang melakukan rojeng di sawah mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "rojeng" masih relevan dan seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari. Namun, dalam konteks modern, istilah ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan tindakan mencuri atau mengambil barang milik orang lain tanpa izin. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna yang tepat dari kata "rojeng" agar dapat digunakan dengan benar dan tepat.